Langit Merah Kembali Muncul di Kumpeh Jambi, Kabut Asap Makin Parah

Fenomena langit berwarna kemerahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Muarojambi pada Senin (14/10).

Langit Merah Kembali Muncul di Kumpeh Jambi, Kabut Asap Makin Parah
Tribunjambi/Samsul Bahri
Kabut asap masih menyelimuti wilayah Kabupaten Muarojambi, Senin (14/10/2019). 

Langit Merah Kembali Muncul di Kumpeh Jambi, Kabut Asap Makin Parah 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Fenomena langit berwarna kemerahan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Muarojambi pada Senin (14/10).

Informasi yang Tribunjambi.com terima suasana langit kemerahan tersebut terjadi sekira pukul 15.00 WIB sampai dengan sekira pukul 18.00 WIB. Kondisi ini terjadi di Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi.

Seorang warga Sri Rahayu yang tinggal di RT 08 Desa Sipin Teluk Duren, saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa kondisi langit yang terjadi pada hari ini tidak semuanya berwarna merah, namun ada juga seperti kekuning-kuningan. 

"Iya itu tadi sekitar jam 03.00 sampai Magrib masih seperti itu juga tadi warnanya. Itu warnanya kuning kemerah-merahan bukan merah aja warnanya," ujarnya.

Selain di Desa Sipin Teluk Duren, kondisi langit dengan gradiasi warna kuning dan merah juga juga terjadi di wilayah Desa Pematang Raman. Namun diungkapkan oleh warga sekitar kondisi tersebut terjadi sekitar satu jam.

Kabut Asap Menguning, Udara di Kota Jambi Masuk Kategori Berbahaya

Maju di Pemilukada Jambi, H. Bakri Siap Tinggalkan Kursi DPR RI

Kepala OPD hingga Camat di Kota Jambi Dituntut Buat SAKIP Terbaik, Ini yang Dilakukan Fasha

Safii Ketua RT 4 Desa Pematang Raman menyebutkan bahwa kondisi langit yang kemerahan terjadi sekira pukul 15.00-16.00 WIB.

"Memang info dari orang saya sekitar jam tiga sampai empat sore, memang merah seputaran Desa Pematang Raman. Namun setelah jam empatan udah berkurang. Tinggal kuning, kalo kabut emang tebal nian," terangnya.

Hal senada juga di sampaikan oleh Azim. Ia menyebutkan bahwa kabut asap pada hari ini cukup tebal. Kabut asap dari mulai pagi hari sampai dengan sore hari tidak hilang, bahkan semakin pekat.

"Iya kuning langit sampe sore, kabutnya tebal nian, kita lihat sawah biasanya dari jembatan Suko Barajo nampak sawah, sekarang lah dak nampak lagi sangking tebalnya kabut," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved