Kabut Asap Menguning, Udara di Kota Jambi Masuk Kategori Berbahaya

Pekatnya kabut asap terlihat mulai pukul 16.00 WIB. Saat ini tercatat ada 100 titik panas di Provinsi Jambi.

Kabut Asap Menguning, Udara di Kota Jambi Masuk Kategori Berbahaya
dok.DLH Kota Jambi
Data realtime pm 2,5 menunjukkan buruknya kualitas udara Kota Jambi, (14/10/2019). 

Kabut Asap Menguning, Udara di Kota Jambi Masuk Kategori Berbahaya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi Senin (14/10) sore makin pekat bahkan terlihat menguning. Kebakaran yang terjadi di kabupaten dan Provinsi tetangga jadi penyebab parahnya kabut asap di Kota Jambi.

Pekatnya kabut asap terlihat mulai pukul 16.00 WIB. Saat ini tercatat ada 100 titik panas di Provinsi Jambi.

Sesuai data DLH Kota Jambi mencatat PM 2,5 menunjukkan kategori berbahaya terjadi pada pukul 00.30 WIB yakni dengan nilai 404. Nilai tertinggi Kondisi berbahaya terjadi pukul 03.00 WIB yakni dengan nilai 971.

Kualitas udara mulai menjadi sangat tidak sehat sekitar pukul 06.00 bahwa nilai PM 2,5 221 hingga pukul 08.30 dengan nilai 182.

Namun pada sore hari kualitas udara kembali memburuk yakni memasuki angka 404 kondisi berbahaya pada pukul 16.00 WIB. Turun menjadi sangat tidak sehat sekitar pukul 17.00 dengan nilai 208.

Kepala OPD hingga Camat di Kota Jambi Dituntut Buat SAKIP Terbaik, Ini yang Dilakukan Fasha

Fadhil Arief Cetak Hattrick di Turnamen Futsal HUT Muarojambi, Lihat Siapa Lawannya

Ditinggal Jenguk Keluarga Sakit, Rumah Sahrudin di Senyerang Ludes Terbakar

Anggi warga Telanai mengatakan dirinya hingga sesak nafas karena pekatnya kabut asap. Bahkan dirinya terpaksa membeli oksigen untuk membantu pernafasan.

“Kalau pakai oksigen semprot itu agak lega sedikit pernafasan,” ujarnya kepada Tribunjambi.com.

Bahkan dirinya tidak berani membawa anaknya beraktivitas di luar ruangan mengingat kondisi cuaca yang tidak sehat bahkan berbahaya bagi kesehatan.

“Seharunya kalau masih begini cuacanya, anak-anak juga harus diliburkan sekolahnya, karena kasian kalau makan asap,” sebutnya.

Dikatakan Ardi Kepala DLH Kota Jambi bahwa saat ini kiriman asap berasal dari luar Kota Jambi. Seperti Riau dan Sumatera Selatan. Sementara dari Provinsi Jambi ada sekitar 100 titik panas.

Menanggapi hal tersebut Pemkot Jambi belum mengambil keputusan libur sekolah untuk anak-anak. Hanya saja pihaknya masih memperlambat jam masuk sekolah yakni pukul 08.30.

“Tidak ada aktivitas belajar mengajar di luar ruangan, upacara dan kegiatan luar ruangan lainnya,” kata Arman Kepala Disdik Kota Jambi. (Rohmayana)

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved