Berita Sarolangun

TMMD di Desa Lubuk Jering, Sarolangun, Warga SAD Diajari Cara Bercocok Tanam

TMMD di Desa Lubuk Jering, Sarolangun, Warga SAD Diajari Cara Bercocok Tanam

TMMD di Desa Lubuk Jering, Sarolangun, Warga SAD Diajari Cara Bercocok Tanam
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
TMMD di Desa Lubuk Jering, Sarolangun, Warga SAD Diajari Cara Bercocok Tanam 

TMMD di Desa Lubuk Jering, Sarolangun, Warga SAD Diajari Cara Bercocok Tanam

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-106 yang dilaksanakan Kodim 0420/Sarko di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, masih berlanjut.

Kegiatan yang berakhir pada 31 Oktober 2019 tersebut, membagun beberapa fasilitas dan infrastruktur.

Disisi lain juga ada kegiatan yang berguna bagi masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) di daerah tersebut, khususnya di Kawasan terpadu Kampung Madani SAD.

Cerita Kapten Inf Yudha Mengajar Anak-anak SAD di Lokasi TMMD

Dipepet Mobil dan Dikepung, Begini Kronologi Penangkapan Terduga Teroris di Bungo, Jambi

KARIR Hancur Gara-gara Unggahan Sosmed Istri, Kolonel Hendi Suhendi Sempat Bertugas di Luar Negeri

Masyarakat SAD juga mendapatkan pendidikan dan pemahaman mengenai cara bercocok tanam yang baik.

Seperti yang dilakukan Kapten Inf Sutego Effendi, selain tugas sebagai koordinator lapangan pembangunan fisik, beliau juga merangkap sebagai tenaga pengajar bagi warga Suku Anak Dalam (SAD).

"Saya mengajarkan mereka (SAD) cara bercocok tanam. Baik itu cara menanam jagung maupun sayuran. Karena selama ini untuk menopang kebutuhan hidup keluarga, mereka berburu di hutan kemudian dijual ke pasar maupun ke pengepul," jelasnya.

Kapten Sutego yang juga mantan Komandan Kompi A Yonif 142 ini menjelaskan, dengan diberinya pelajaran cara bercocok tanam, diharapkan mereka (warga SAD) bisa bercocok tanam dan tidak tergantung hanya dengan hasil buruan dari petualangan hutan.

Perlu diketahui, warga SAD hidup secara berkelompok, dan tiap kelompok mempunyai tumenggung masing masing.

Menurutnya, jika setiap kelompok melakukan pencarian makanan atau pemburuan secara brutal, maka keberlangsungan hidup mereka juga terancam. Hal ini karena menipisnya stok makanan di hutan.

"Semoga kegiatan bercocok tanam ini bisa bermanfaat dan bisa diterapkan setelah tim TMMD tidak ada di sini," katanya.

TMMD di Desa Lubuk Jering, Sarolangun, Warga SAD Diajari Cara Bercocok Tanam (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved