Ternyata Ini Bahaya Mengancam Jika Prabowo Subianto Tergiur Jatah Menteri dan Masuk Kabinet Jokowi

Lantas, apa bahayanya Jika Prabowo Subianto Tergiur Jatah Menteri dan Masuk Kabinet Jokowi-Maruf Amin jelang pelantikan?

Ternyata Ini Bahaya Mengancam Jika Prabowo Subianto Tergiur Jatah Menteri dan Masuk Kabinet Jokowi
Kolase TribunJabar.id (Kompas.com dan Instagram @pramonoanungw)  
Ternyata Ini Bahaya Mengancam Jika Prabowo Subianto Tergiur Jatah Menteri dan Masuk Kabinet Jokowi 

Ternyata Ini Bahayanya Jika Prabowo Subianto Tergiur Jatah Menteri dan Masuk Kabinet Jokowi-Maruf

TRIBUNJAMBI.COM - Partai Gerindra nampaknya mulai 'lunak' dengan Pemerintahan Presiden Jokowi.

Kabar peluang Gerindra gabung pemerintahan Jokowi kian menguat, kini sikap politik Prabowo Subianto sangat dinantikan.

Lantas, apa bahayanya Jika Prabowo Subianto Tergiur Jatah Menteri dan Masuk Kabinet Jokowi-Maruf Amin jelang pelantikan?

Terbaru yakni adanya sinyal Sandiaga Uno bakal jadi menteri di Kabinet Jokowi-Maruf Amin.

Sebenarnya, Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto dan Partai Demokrat besutan Susilo Bambang Yudhoyono dua parpol besar yang diharapkan bisa menjadi penyeimbang pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

Tapi bagaimana jika elite parpol ini tergiur jatah menteri dari kekuasaan?

Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua umum DPP Demokrat SBY menggelar pertemuan terpisah dengan Presiden Jokowi.
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selfe
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto selfe (DOKUMENTASI WARTAWAN ISTANA KEPRESIDENAN)

Bungkus Kaki Pakai Bawang Merah, Virus di Tubuh pun Lenyap! Dari Flu hingga Masuk Angin Bisa Hilang

Tetap Ngeyel, Jawaban Menohok Irma Istri Kolonel Hendi Suhendi, Saya Anak TNI dan Cucu Polisi!

Ashanty Drop dan Perang Batin Saat Divonis Berpenyakit Meningitis Seperti Mendiang Olga Syahputra

Misteri dan Teka-teki Kematian Tiga Pemuda saat Demo Rusuh, Siapa Saja dan Kondisi Terkini

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin menilai, Partai Gerindra seharusnya tetap menjaga kepercayaan pemilih dengan menjadi oposisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Jika Gerindra masuk dalam pusaran kekuasaan, menurut dia, ini akan mengecewakan pemilihnya.

Menurut Ujang, Prabowo harusnya menyadari bahwa pada Pilpres 2019, ada 68 juta pemilih yang berharap mantan Danjen Kopassus itu menjadi presiden.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved