Markas Besar TNI Buka Penerimaan Calon Perwira TNI, Ini Syarat dan Waktu Pendaftarannya

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia memberi kesempatan kepada pemuda pemudi untuk menjadi perwira TNI lulusan perguruan tinggi Tahun 2019.

Markas Besar TNI Buka Penerimaan Calon Perwira TNI, Ini Syarat dan Waktu Pendaftarannya
Tribunnews
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Jenderal Andika Perkasa bersama prajurit TNI. 

Markas Besar TNI Buka Penerimaan Calon Perwira TNI, Ini Persyaratannya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Markas Besar Tentara Nasional Indonesia memberi kesempatan kepada pemuda pemudi untuk menjadi perwira TNI lulusan perguruan tinggi (reguler) Tahun 2019. Pendaftaran untuk menjadi perwira TNI tersebut sudah dimulai sejak 3 September lalu hingga 31 Oktober 2019, melalui website www.//rekrutment-tni.mil.id.

Dikatakan kepala Anjenrem 042/Garuda Putih Mayor Mochamad Wachif bahwa Penerimaan calon Perwira TNI tersebut berdasarkan keputusan panglima TNI nomor Kep/625/VI/2019 tanggal 20 Juni 2019 tentang penerimaan calon perwira prajurit karier (Pa PK) TNI sumber lulusan perguruan tinggi.

Dikatakannya persyaratan umum untuk mendaftar menjadi perwira TNI diantaranya Warga Negara Indonesia, berumur maksimal 26 tahun bagi ijazah D3, 30 tahun bagi ijazah S1, dan 32 tahun bagi ijazah S1 profesi saat pembukaan pertama.

Baca: Selain Menkopolhukam Wiranto, 2 Pejabat Penting Ini Juga Jadi Sasaran Pembunuhan!

Baca: Obat Nyamuk Nempel Kasur, Si Jago Merah Meluluhlantakkan Rumah di Pengabuan

Baca: Wiranto Ditikam, Kenapa Sebagian Komentar Malah Tak Simpatik? Ada Dendam Terpendam

“Tidak Memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh pihak kepolisian, sehat jasmani, rohani, dan bebas narkoba. Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap,” katanya.

Persyaratan lain diantaranya IPK untuk jurusan studi akreditas A, tidak kurang dari 2,8 untuk ijazah S1, 2,70 untuk ijazah D3. Sementara untuk IPK akreditas B tidak kurang dari 3,0 untuk ijazah S1, dan 2,90 untuk ijazah D3. Sementara perguruan tinggi binaan TNI IPK tidak kurang dari 2,80 untuk S1, dan 2,70 untuk D3.

“Untuk laki-laki tinggi badan minimal 163 sentimeter dan untuk perempuan minimal 157 sentimeter. Tidak dalam status menikah dan sanggup untuk tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama,” sebutnya.

Menurutnya setelah diterima menjadi TNI harus bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun. Selain itu harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah negara Republik Indonesia.

Penulis: Rohmayana
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved