CPNS Jambi

Daftar Lowongan Formasi CPNS 2019 Gelombang II di Jambi, Pendaftaran Oktober 2019

instagram/bkngoidofficia
Ilustrasi CPNS 2019. 

Pendaftaran CPNS 2019 gelombang II dibuka di daerah-daerah. Di daerah Jambi lulusan ini yang banyak dibutuhkan.

TRIBUNJAMBI.COM - Berikut ini informasi pendaftaran CPNS 2019 untuk wilayah Jambi.

Sebentar lagi pendaftaran CPNS 2019 dibuka pada Oktober 2019.

Beberapa daerah di Provinsi Jambi juga akan membuka pendaftaran CPNS 2019.

Berikut ini daftar formasi CPNS Jambi 2019.

Melansir kompas.id, pemerintah akan membuka seleksi penerimaan CPNS untuk mengisi 197.111 formasi di Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah.

Baca Juga

 Update Info CPNS 2019 - Dibuka Minggu ke-4 Oktober 2019, Pantau di Website Resmi BKN

 Cek Daftar Gaji PNS Golongan I hingga IV di Sini Sebelum Daftar CPNS 2019, Dimulai dari Rp1 Jutaan

 36 Fakta tentang Kampus UGM, Cerita Hantu Mbak Yayuk Mahasiswa Abadi di Fakultas Ekonomi

 8 Misteri Kampus ITB yang Belum Terpecahkan, Bangunan Unik Namun Penuh Rumus dan Rahasia

 Kondisi Terbaru Irish Bella yang Baru Kehilangan Calon Bayi Kembarnya, Istri Ammar Zoni Masih di RS?

Pengumuman pembukaan seleksi CPNS 2019 tersebut akan dilakukan pada Oktober 2019.

”Total formasi CPNS yang tersedia adalah 197.111 posisi,” kata Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) Dwi Wahyu Atmaji dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian, Rabu (25/9/2019), di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dari total 197.111 formasi CPNS itu, sebanyak 37.854 formasi untuk mengisi posisi di 74 kementerian/lembaga pemerintah pusat.

Sementara itu, sebanyak 159.257 formasi lainnya akan digunakan untuk mengisi posisi 467 pemerintah daerah.

Kapan Jadwal Seleksi?

Dwi Wahyu Atmaji mengatakan setelah diumumkan pada Oktober, tes seleksi kompetensi bidang (SKB) pada Desember 2019.

Proses seleksi CPNS terdiri atas dua jenis, yakni seleksi kompetensi dasar (SKD) dan SKB. Adapun proses penilaian dan pemberkasan baru bisa dilakukan pada tahun depan.

Menurut Dwi, secara garis besar formasi CPNS terdiri dari formasi umum dan khusus.

Formasi khusus ditujukan untuk para lulusan perguruan tinggi yang memiliki nilai cumlaude, para warga negara Indonesia (WNI) yang tergolong sebagai diaspora atau tinggal dan bekerja di luar negeri, para putra-putri asal Papua dan Papua Barat, serta para penyandang disabilitas.

Sementara itu, formasi CPNS di pemerintah daerah, sebagian besar merupakan formasi guru dan tenaga kesehatan. Hal ini karena banyak daerah yang membutuhkan guru dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan publik.

Meski begitu, Dwi belum bersedia menyebutkan berapa persentase formasi guru dan tenaga kesehatan tersebut.

Dwi menuturkan, saat ini, pemerintah memang tengah berupaya memperbaiki komposisi aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia.

Menurut Dwi, komposisi PNS di Indonesia belum ideal karena jumlah tenaga administrasi umum masih menempati porsi yang terbanyak.

Oleh karena itu, ke depan, pemerintah akan lebih memprioritaskan perekrutan untuk tenaga teknis, seperti guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis lain. Hal ini penting untuk mendukung proses pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.

”Kami ingin mengubah itu dengan memprioritaskan tenaga teknis untuk mendukung pembangunan nasional dan kebutuhan daerah, terutama guru, tenaga keehatan, dan tenaga teknis lainnya untuk pembangunan SDM (sumber daya manusia) dan infrastruktur,” ungkap Dwi.

Ilustrasi ibu-ibu muda ikut tes CPNS.
Ilustrasi ibu-ibu muda ikut tes CPNS. (Twitter/@BKNgoid)

Berikut ini usul pengajuan formasi CPNS 2019 di Jambi :

CPNS Batanghari

Pemkab Batanghari telah mengajukan formasi terhadap CPNS dan P3K. Pemkab Batanghari membutuhkan 1.000-2.000 CPNS. Sementara yang disetujui oleh Kemenpan RB hanya 30 CPNS dan P3K berjumlah 244 orang untuk tahun ini.

"Khusus untuk P3K, ini diutamakan yang PPL kemarin, PPL itu kategori K2 yang berjumlah 21 orang. Tenaga pendidik 60 orang, dan tenaga pendidik umum berjumlah 142 orang, serta tenaga kesehatan 21 orang," sebut Kepala BKPSDM Batanghari, Muhammad Ripai.

Sementara untuk CPNS terdiri dari tenaga teknis 30 orang dan tenaga kesehatan 4 orang,

"Tenaga kesehatan ini terdiri dari dokter umum. Kalau untuk tenaga teknisnya itu tenaga ahli komputer yakni berpendidikan Teknik Informatika dan tenaga pengadaan dari Unit Kerja Pengadaan Barang/ Jasa (UKPBJ)," beber Rifai.

"Jadi total untuk tenaga teknis sendiri berjumlah 30 orang," imbuhnya.

Ini sesuai dengan aturan Kemenpan RB, perekrutan yang diutamakan terhadap P3K.

"Sistemnya 70, 30 persen. Artinya disitu 70 persen penerimaan P3K dan 30 persen CPNS," pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Batanghari, Muhammad Ripai Kadir, memastikan seleksi administrasi tes ASN di Kabupaten Batanghari akan dimulai pada akhir Oktober 2019.

"Surat resmi dari Kemenpan-RB pada 1 Oktober 2019, kita mengusulkan kembali usulan-usulan yang dianggap perlu diperbaiki," ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (6/10).

Ripai kembali menerangkan untuk seleksi administrasinya yaitu akhir Oktober. Lalu proses selanjutnya dari sanggahan dan lainnya hingga pengumuman seleksi administrasi dilaksanakan pertengahan November.

"Hingga 2020 mendatang baru ada penentuan kelulusan," ujarnya menerangkan.

Tanggal finalnya pada 2020 mendatang, Ripai belum bisa memastikan kapan jadwal resminya. Karena surat dari Kemenpan-RB sudah jelas masih dalam menentukan bulan.

"Tapi penentuan akhir finalnya itu pada saat rapat teknis dan itu menunggu undangan dari BKN. Kapan waktu masih menunggu surat dari BKN tentang tata cara penerimaan ASN 2020," ucapnya.

CPNS Sungai Penuh

Pemkot Sungaipenuh tahun ini mengusulkan 124 untuk penerimaan pegawai baru. Namun, untuk teknisnya Pemkot masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat.

"Ya, ada kita usulan sesuai jumlah pegawai yang pensiun, yakni 124 formasi," kata Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sungai Penuh, Dedi Wahyudi melalui Kabid Pengadaan, Mutasi dan Informasi, Sandra dihubungi, Senin (30/9/2019).

Sesuai petunjuk ungkapnya, dari jumlah formasi tersebut, sebanyak 70 persen perupakan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Dan, sisa 30 persen merupakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Jika dihitung, maka pada tahun ini Pemkot Sungai Penuh akan merekrut sebanyak 87 orang P3K dan 37 orang CPNS. "Petunjuknya, ya lebih banyak penerimaan P3K," sebutnya.

Saat ini lanjutnya, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis dari pusat. Sebab berapa jumlah kepastian yang akan diterima belum disampaikan.

Namun lanjutnya, sesuai dengan hasil rekor baru-baru ini, tes akan dilakukan pada Februari 2020. Tetapi untuk proses pengumuman, formasi dan lainnya dimulai pada tahun 2019.

"Tesnya Februari tahun depan, tapi prosesnya mulai Oktober tahun ini. Seperti pengumuman dan lainnya," jelasnya.

Terkait dengan rekrutmen P3K dan CPNS ini pihaknya juga telah mempersiapkannya. Seperti anggaran yang akan diperlukan saat rekrutmen dilakukan.

"Untuk kegiatan ini kita anggaran di APBD Perubahan," ujarnya, singkat.

CPNS Tanjab Barat

BKPSDMD Kabupaten Tanjabtim menyatakan bahwa proses seleksi akan berlanjut hingga Maret 2020.

Kepala BKPSDMD Tanjabtim, Hadi Firdaus, mengatakan untuk pelaksanaan pembukaan seleksi CPNS Tanjabtim 2019, prosesnya akan dimulai pada Oktober ini. Namun pelaksanaannya akan dilaksanakan sampai Maret 2020.

"Untuk tanggal pastinya belum yang jelas tahun ini hanya selesai pada tahap administrasi berkas pendaftaran. Sedangkan pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan finishing akan tuntas pada Maret 2020," terangnya.

Menurutnya, Pemkab diperintahkan untuk menyiapkan anggaran pelaksanaan penerimaan CPNS, baik itu di tahun 2019 ini maupun tahun 2020 mendatang.

"Karena proses seleksi akan berlangsung di tahun berbeda, satu di akhir tahun 2019 dan dilanjutkan pada awal tahun 2020," jelasnya.

CPNS Kerinci

Pemkab Kerinci telah mengajukan 286 formasi penerimaan CPNS 22019. Itu terdiri dari P3K, CPNS dan Penyuluhan Pertanian.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kerinci, Sahril Hayadi, mengatakan setelah mengikuti Rakornas Kepegawaian di Yogyakarta beberapa hari lalu, telah disebutkan jadwal penerimaan CPNS. Dimana pada akhir tahun 2019 ini hanya dijadwalkan untuk proses penerimaan berkas dan seleksi administrasi.

"Sementara untuk pelaksanaan tes CPNS akan dilakukan pada awal tahun 2020 sekitar bulan April," kata Sahril.

Terkait jumlah formasi CPNS, Pemkab Kerinci telah mengajukan sebanyak 286 formasi. Namun sampai saat ini belum mendapat persetujuan dari pemerintah pusat. Pemkab Kerinci masih menunggu berapa jumlah formasi yang nantinya akan disetujui oleh pemerintah pusat.

Dimana untuk tahun ini BKPSDM Kerinci mengajukan formasi untuk kelompok CPNS dan kelompok P3K serta ditambah formasi khusus untuk penyuluh pertanian.

"Khusus untuk kelompok penyuluh kita belum mengetahui bagaimana teknis pelaksanaannya. Kita masih menunggu petunjuk dari BKN pusat," ungkapnya.

Secara keseluruhan tambahnya, BKPSDM Kerinci mengajukan total 286 formasi CPNS. Dimana 200 formasi untuk CPNS dan P3K dengan persentase 30 persen untuk CPNS dan 70 persen untuk P3K, dan 86 untuk formasi penyuluh pertanian.

Pantau informasi pendaftaran CPNS 2019 Jambi di Tribunjambi.com.

Baca Juga

 Update Info CPNS 2019 - Dibuka Minggu ke-4 Oktober 2019, Pantau di Website Resmi BKN

 Cek Daftar Gaji PNS Golongan I hingga IV di Sini Sebelum Daftar CPNS 2019, Dimulai dari Rp1 Jutaan

 Jadwal PUBG Mobile Club PMCO Pekan Keempat day 19 Selasa 8 Oktober 2019, Ini Wakil dari Indonesia

 Deretan Foto Penampilan Veronica Tan Setelah Cerai dari Ahok BTP, Lebih Terlihat Muda dan Fresh?