Pajabat Malas, Sekda Muaro Jambi Minta Kominfo Buka Absen Elektronik

Sekda Kabupaten Muaro Jambi, M Fadhil Arief menanggapi adanya Kepala Dinas di Muaro Jambi yang dikabarkan jarang ngantor.

Pajabat Malas, Sekda Muaro Jambi Minta Kominfo Buka Absen Elektronik
Tribunjambi/Samsul Bahri
Sekretaris Daerah Kabupaten Muarojambi, M Fadhil Arief. 

Pajabat Malas, Sekda Muaro Jambi Minta Kominfo Buka Absen Elektronik 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi, M Fadhil Arief menanggapi adanya Kepala Dinas di Muaro Jambi yang dikabarkan jarang ngantor. M Fadhil Arief menyebutkan bahwa dirinya akan meminta rekap absen kepada kominfo yang mengelolah absen elektronik.

"Kita akan minta rekap absen kepada inspektorat dan BKD penyelenggara dan kominfo yang mengelolah absen elektronik ini, kita tidak akan mengevaluasi satu dinas saja," ujarnya.

Sebelumnya berkembang informasi adanya seorang kepala dinas yang sering tidak masuk kerja, bahkan dalam satu minggu hari kerja, yang bersangkutan hanya masuk dua kali.

Sementara itu, dikatakan Sekda bahwa informasi tersebut telah sampai kepada Bupati Muarojambi, Masnah Busro. Berdasarkan penyampaian sekda, Bupati minta agar hal tersebut untuk segera ditindaklanjuti.

Baca: KPU Tanjab Timur Siap Mulai Tahapan Pilkada Serentak, Berikut Jadwal Pendaftaran hingga Pemilihan

Baca: Kejar Pembayar PBB, Pemkot Jambi Lakukan Pendataan Ulang di 5 Kecamatan Ini

Baca: Arif Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Batam, Bunuh Sepupu Gara-gara Celana

"Bupati sudah minta bahwa ini akan ditindak lanjuti dan kami terima kasih kritik dan saran dari masyarakat, walaupun kita belum tahu kebenarannya dan ini akan kita cari mudah-mudahan ini jadi pemicu untuk pejabat yang ada di Kabupaten Muarojambi," terangnya.

Sementara itu, saat ditanya jika hal tersebut benar, Sekda menyebutkan bahwa pihaknya akan menindak sesuai dengan aturan yang ada. Meskipun memang untuk tindakan pemberhentian, harus dilihat dulu sejauh mana kesalahan dari Kepala Dinas tersebut.

"PP nomor 53 harus kita terapkan, tapi pembinaan ini ada berjenjang, tapi kita lihat kesalahannya sampai sejauh mana, tidak masuknya sejauh mana, atau memang tidak ketepatan informasi, ini yang harus kita dalami," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved