Arif Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Batam, Bunuh Sepupu Gara-gara Celana

Pelaku Pembunuhan Rahmad Dani (25) warga RT 4, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan telah berhasil diamanakan.

Arif Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Batam, Bunuh Sepupu Gara-gara Celana
Tribunjambi/Fadly
Arif saat diamankan di Polresta Jambi. 

Arif Ditangkap Polisi Saat Kabur ke Batam, Bunuh Sepupu Gara-gara Celana

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pelaku Pembunuhan Rahmad Dani (25) warga RT 4, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Pelayangan telah berhasil diamanakan oleh Satreskrim Polresta Jambi.

Pelaku adalah Arif Suditama (21) yang tak lain adalah sepupu dari korban, Arif Nekat membunuh sepupunya lantaran kesal karena Rahmad Dani tak kunjung mengembalikan celana yang di pinjamnya dari Arif.

Setelah mendapatkan laporan kejadian yang terjadi pada Rabu (2/10) sekira pukul 17.30 WIB, Kamis esok harinya Satreskrim Polresta Jambi berhasil mengamankan Pelaku.

"Pelaku setelah menusuk korban, langsung melarikan diri dan bersembunyi di Kapal," jelas Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian. Senin (7/10).

Ia melarikan diri menggunakan ketek (perahu kecil) dan pelaku melarikan diri ke arah Desa Debat Patah, Kecamatan Muaro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi.

Baca: AYO IKUT, Test Drive Berhadiah Mobil Wuling Almaz, Begini Caranya

Baca: Setengah Tahun Gaji Macet, Gaji Petugas Damkar Kerinci akan Segera Cair

Baca: Anita Yasmin Kecewa Kepala OPD Tak Ikut Paripurna, Bupati Batanghari Ancam Beri Surat Peringatan

"Jadi pelaku pertama menggunakan ojek, kemudian menggunakan perahu kecil menuju Kapal Trans 58 dengan tujuan Batam," jelas Kapolsek.

Ia mengatakan pelaku dapat diamankan oleh tim Satreskrim Polresta di dalam kapal. "Pelaku bersembunyi di bagian bawah kapal," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pelaku datang ke rumah Rahmad Dani yang tak jauh dari rumahnya dengan jarak sekitar 50 meter untuk mengambil celanan yang dipinjamnya. Diketahui celana tersebut dipinjamnya sudah lama, namun hingga saat ini tak kunjung di kembalikan oleh Rahmad Dani.

Setiba di rumah korban, Arif langsung meminta celana tersebut. Kemudian korban beralasan bahwa celana tersebut masih dicuci. Rupanya, Arif merasa kesal hingga terjadi cekcok antara keduanya. Hingga akhirnya, Arif langsung pulang ke rumah untuk mengambil sebuah pisau yang digunakan untuk menusuk korban.

Setelah mengambil badik, dirinya langsung kembali ke rumah korban dan terjadilah perkelahian di antara keduanya. Saat itu, orang tua dari Arif merasa curiga ketika anaknya baru saja pulang dari rumah kemudian langsung pergi lagi, dan diikutinya hingga kerumah korban. Di sana, ibu Arif langsung melerai perkelahaian tersebut.

Korban terkena dua kali tusukan pada bagian perut sebelah kiri dan kanan Setelah itu, Arif langsung melarikan diri ke belakang rumah. Saat itu, ibu pelaku yang melerai kejadian tersebut langsung meminta tolong kepada warga sekitar.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved