Breaking News:

Doa Sebelum dan Sesudah Berhubungan Badan Suami Istri Berdasarkan Ajaran Agama Islam

Aktivitas apa saja yang dilakukan manusia pasti ada petunjuk dan hukumnya di dalam Islam. Mulai dari hal-hal yang remeh temeh hingga hal-hal

IST
Ilustrasi Doa 

Artinya, “Dengan nama Allah, segala puji bagi-Nya yang telah menciptakan manusia dari air, lalu menjadikannya sebagai keturunan dan kekerabatan. Tuhanmu maha kuasa.”

Adab Berhubungan Intim

Ustad Khalid Basalamah dalam satu video ceramahnya, menyampaikan adab-adab berhubungan badan yang diajarkan Islam agar rumah tangga harmonis.

Adapun adab-adab dalam berhubungan intim suami istri adalah sebagai berikut:

Baca: Rahasia Unik Tentang Karakter yang Lahir di Bulan Okotober 2019, dari Kecenderungan Menjadi Atlet

1. Doa Sebelum Bersenggama.

Doa itu sebaiknya diucapkan suami sebagai kepala rumah tangga, namun akan lebih baik lagi jika diucapkan bersama-sama dengan istri.

Doanya adalah allahumma jannibisy syaithon, wa jannibisy syaithoni maa rozaqtanaa.

2. Bercumbu sebelum berhubungan badan.

Nabi Muhammad SAW mengatakan dalam sebuah hadisnya, bukanlah golongan kami orang-orang yang tidak bercumbu dulu sebelum bersetubuh.

Ustadz Khalid mengatakan, adi, sebaiknya bercumbu dulu sebelum berhubungan badan.

Misalnya suami mengucapkan kata-kata baik, mesra dan romantis kepada istri, berciuman lalu bersentuhan, setelah itu barulah bersenggama.

Baca: Sukses Menata dan Berdayakan PKL, Wali Kota Jambi Syarif Fasha Diganjar Penghargaan Oleh APKLI Pusat

3. Tidak boleh menggauli istri dari dubur.

Sebuah hadis Nabi Muhammad menjelaskan bahwa orang yang menggauli istrinya dari dubur adalah terlaknat dan Allah tidak mau melihatnya.

4. Jangan gauli istri di saat dia sedang haid atau nifas.

Ustadz Khalid Basalamah mengatakan, Allah SWT befirman dalam Suarh Albaqarah ayat 222 yang berbunyi jika kalian ditanya tentang haid, katakanlah haid itu kotor dan janganlah kalian berhubungan badan dengan istri kalian di saat haid.

"Selain itu, Nabi Muhammad juga mengatakan dalam sebuah hadisnya, yaitu lakukanlah apa saja saat haid kecuali berhubungan badan,” katanya.

5. Tidak boleh menceritakan apa pun yang dilakukan selama berhubungan badan kepada orang lain.

Misalnya, suami hebat dalam memuaskan istri saat berhubungan badan lalu istri karena saking senangnya lantas menceritakannya ke orang lain. (*)

Baca: DINAS Lingkungan Hidup Kota Jambi akan Rekrutmen Tenaga Operasional Untuk TPU Baru Talang Gul

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved