Terbungkus Kain Kafan, Jenazah Anaknya Keluarkan Darah di Kuping, Ibunda Maulana: Saya Nggak Terima!

Pada malam itu, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di Tanah Abang itu memijit-mijit punggung sang ibu yang sudah berusia

Terbungkus Kain Kafan, Jenazah Anaknya Keluarkan Darah di Kuping, Ibunda Maulana: Saya Nggak Terima!
IST
Jenazah Anaknya Keluarkan Darah Tak Biasa dari Hidung dan Kuping, Ibunda Maulana: Saya Nggak Terima! 

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi demo menuntut penolakan RKUHP dan revisi UU KPK kini memakan korban.

Salah satu korban dari aksi demo tersebut bernama Maulana Suryadi (23).

Sag ibu, Maspupah (50) masih tak percaya anaknya, Maulana Suryadi sudah meninggal dunia.

Padahal sebelum meninggal dunia, Maspupah mengaku bahwa Maulana Suryadi masih terlihat sehat.

Namun memang, sikap tak biasa Maulana Suryadi malam itu kini seakan menjadi pertanda bagi Maspupah.

Pada malam itu, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di Tanah Abang itu memijit-mijit punggung sang ibu yang sudah berusia setengah abad.

Dengan manja, Maulana Suryadi memohon kepada ibunya untuk diizinkan menonton demo mahasiswa di kawasan Gedung DPR, Jakarta Pusat.

"Iya minta izin katanya mau demo. 'Ngapain demo, nggak ada kerjaan demo-demo,' kata saya," ucap Maspupah menirukan kata-kata terakhir yang ia ucapkan untuk sang putra.

Namun, himbauan sang ibu ternyata tak diindahkan oleh Maulana.

Maulana Suryadi, tetap nekat ingin mengikuti demonstrasi itu.

Halaman
1234
Editor: Tommy Kurniawan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved