VIDEO: Cerita Horor Menara Saidah, Ojol Terima Orderan Fiktif Gedung 28 Lantai

VIDEO: Cerita Horor Menara Saidah, Ojol Terima Orderan Fiktif Gedung 28 Lantai

VIDEO: Cerita Horor Menara Saidah, Ojol Terima Orderan Fiktif Gedung 28 Lantai

TRIBUNJAMBI.COM - Menara kosong ini menjadi ramai karena berbagai cerita horor, terutama orderan ojek online di gedung 28 lantai yang kosong ini.

Menara Saidah sedang menjadi perbincangan di Twitter beberapa hari ini. Banyak yang meyakini ada kisah horor di Menara Saidah.

Saat TribunJakarta.com berada di sekitar Menara Saidah, gedung tinggi yang berlokasi di bilangan Jalan Gatot Subroto, Pancoran Jakarta Selatan, semakin terlihat tua.

Baca: Siapa Pesan Driver Ojol? Cerita Horor Menara Saidah, Orderan Fiktif Gedung 28 Lantai yang Kosong

Baca: Koleksi Link 12 Cerita Horor SimpleMan, Pembantu Ditawari Gaji Rp 5 Juta Ternyata untuk Keperluan

Baca: Kakak Mahasiswa Unila yang Tewas Curiga Keterangan Panitia, Rekan Korban Sampai Syukur Cuma Luka

Sudah satu dekade gedung tinggi 28 lantai itu kosong tak berpenghuni dan tidak terawat.

Selama 10 tahun kosong, dinding gedung ini sudah terlihat sangat usang dan kacanya mulai pecah.
Gedung ini mulai dibangun pada tahun 1995 dan selesai 1998 dengan nama Gedung Grancindo.

Mulai tahun 2012, gedung tinggi tersebut sudah mulai tidak terawat karena akses masuk dan keluarnya yang rusak dan kondisi dalam gedung gelap.

Baca: VIRAL, Penampakan Hantu Perempuan Baju Merah di Lantai 3 Menara Saidah Suami Inneke Koesherawati

Baca: 7 Orang Kopassus Dikirim ke Hutan Papua 1969, sebelumnya Ditemukan Kaki Michael Rockfeller Putus

Baca: HOAX ATAU FAKTA, Foto Polisi Kena Anak Panah, Netizen Sebut Tak Ada Kejahatan yang Sempurna

Kekosongan gedung ini juga sempat menjadi perdebatan karena diduga ada kegagalan bangunan hingga membuat gedung itu miring.

Dijelaskannya, saat pertama pengosongan, Menara Saidah masih digunakan untuk kegiatan salat Idul Fitri dan salat Jumat.

Namun berselang lama, banyak cerita mistis yang bermunculan mulai dari pekerja yang diganggu makhluk halus berwujud wanita.

"Dulu memang pas pembangunannya ada yang meninggal juga. Kemudian pas kosong jadi banyak. Bilang digodain dan diperlihatkan sosok makhluk halus," ujar Rosyati warga sekitar.

"Tapi kan cuma cerita aja. Sampai saat ini juga kalau Idul Adha masih digunakan untuk pemotongan hewan di area belakang Menara Saidah sama orang yang punya," sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Siapa Pesan Driver Ojol? Cerita Horor Menara Saidah, Orderan Fiktif Gedung 28 Lantai yang Kosong, https://jambi.tribunnews.com/2019/10/01/siapa-pesan-driver-ojol-cerita-horor-menara-saidah-orderan-fiktif-gedung-28-lantai-yang-kosong?page=all.

Penulis: wawan kurniawan
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved