Rosmini Keberatan Divonis Enam Tahun, Pengacara Sebut Tanda-tanda Banding

Rosmini, terdakwa perkara narkotika jenis sabu divonis enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Pengadilan Negeri Muara Bulian.

Rosmini Keberatan Divonis Enam Tahun, Pengacara Sebut Tanda-tanda Banding
Tribunjambi/Rian Aidilfi
Rosmini, terdakwa perkara narkotika jenis sabu divonis enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar oleh Pengadilan Negeri Muara Bulian. 

Rosmini, Terdakwa Narkotika Sabu Divonis Enam Tahun Penjara

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Setelah menjalani beberapa tahap persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Muara Bulian, Selasa (1/10) Rosmini, terdakwa perkara narkotika jenis sabu divonis enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Dalam persidangan, hakim mengatakan bahwa Rosmini terbukti melanggar pasal 114 - 112 ayat 1 no 35 tentang narkotika golongan 1 bukan tanaman dan unsur ini terpenuhi.

"Rosmini juga terbukti telah tiga kali membeli narkoba," sebut Hakim Ketua Derman P Nababan.

Putusan dari hakim tersebut tidak membuat Rosmini legowo. Warga Kecamatan Muara Tembesi itu diberi kesempatan untuk berunding dengan kuasa hukumnya. 

Baca: Rosmini Dapat Tuntutan 6 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar, Kasat Narkoba Bantah Soal Rp 120 Juta

Baca: Siapa Rosmini Sampai Jadi Perhatian Media, JPU Kejari Batanghari Harus Periksa Berkas Dua Kali

Rosmini akhirnya memutuskan untuk berfikir dulu atas putusan yang dibacakan hakim ketua. Pihak majelis hakim pun memenuhi permintaan Rosmini.

Usai sidang, Feriansyah selaku pengacara Rosmini saat dimintai keterangan terkait hal tersebut menjelaskan bahwa, kliennya merasa keberatan dengan keputusan majelis hakim.

"Iya, klien saya keberatan dan pikir-pikir dulu. Artinya, kemungkinan besar akan mengajukan banding," katanya.

Ia berujar bahwa kliennya itu seharusnya divonis bebas karena sebagai korban bukan pelaku.

"Karena klien saya tidak pernah menjual narkoba hanya sebagai pengguna," jelasnya.

Pantauan di lapangan, sidang yang terbuka untuk umum tersebut berjalan lancar. Terkait putusan Rosmini untuk pikir-pikir dalam putusan Pengadilan Negeri Muara Bulian, Jumanto yang tidak lain merupakan suami Rosmini, bahkan juga sebagai saksi. Saat dimintai keterangan, Jumanto enggan berkomentar terkait putusan hukum terhadap istrinya itu.

Untuk diketahui, Rosmini diamankan oleh Satresnarkoba Polres Batanghari pada 15 Mei 2019. Dia diamankan bersama suaminya bernama Jumanto di depan Mapolsek Bajubang hendak menuju Tempino.

Dari penggeledahan, ikut diamankan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 2 gram dari tangan Rosmini yang disimpan di dalam tempat make up miliknya.

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved