Kopassus Dikirim untuk 'Serbu' Padepokan Dukun Sakti, Mbah Suro Kebal Senjata Akhirnya Ditangkap
Namun, belakangan beredar kabar kalau Mbah Suro juga dikenal sebagai dukun kebal, hingga ia disebut sebagai Mbah Suro atau Pendito Gunung Kendheng.
Kopassus Dikirim untuk 'Serbu' Padepokan, Mbah Suro Kebal Senjata Akhirnya Bisa Ditangkap
TRIBUNJAMBI.COM - Kopassus yang dulu bernama RPKAD, dikirim untuk penumpasan simpatisan partai terlarang yang kebal senjata.
Cerita tentang anggota pasukan elite TNI ini melegenda sejak dulu.
Satu di antara misi yang pernah dilakukan Kopassus dan membuat namanya dikenang, yakni saat penumpasan komunis di Pulau Jawa.
Pada 1965-1966 pascameletusnya pemberontakan G30S PKI, negara dalam keadaan genting.
FB LIVE PELANTIKAN ANGGOTA DPR RI
Cara Kerja Misterius Intelijen Kopassus, Bisa Mengelabui hingga Sembunyikan Istri Panglima Musuh
Misteri dalam Tubuh Sat-81 Kopassus, Istri Sendiri Tak Tahu Suaminya anggota Pasukan Rahasia
Cara Kerja Misterius Intelijen Kopassus, Bisa Mengelabui hingga Sembunyikan Istri Panglima Musuh
Selamat untuk Agnez Mo, Keputusan Berumah Tangga Akhirnya Terungkap, 8 Pria sudah Lewat
Adik Ipar Tidur Dirumah, Pria Ini Tak Tahan Lihat Baju Seksi, Imingi Rp 500 Ribu Sekali Berhubungan
Kopassus yang duku bernama RPKAD diturunkan untuk mengendalikan situasi.
Satu di antaranya yakni dengan menumpas gerakan pemberontakan.
Di tengah operasi penumpasan PKI besar-besaran, Kopassus sempat menghadapi simpatisan PKI yang dikenal kebal senjata.
Namun itu tak menghalangi Kopassus untuk menggunakan cara kekerasan.
Kisah ini dikutip dari buku "Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando" karya Hendro Subroto
Berkobarnya tragedi G30S PKI yang menculik para jenderal pada 30 September 1965, memang berbuntut panjang.
Satu di antaranya perburuan terhadap mereka yang dianggap sebagai anggota maupun simpatisan PKI.
Perburuan, dan penangkapan itu dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia yang diduga sebagai basis PKI.
Pada 1967, perburuan terhadap simpatisan dan anggota PKI dilakukan di kawasan yang terletak antara Cepu dan Ngawi.