Kopassus Dikirim untuk 'Serbu' Padepokan Dukun Sakti, Mbah Suro Kebal Senjata Akhirnya Ditangkap

Namun, belakangan beredar kabar kalau Mbah Suro juga dikenal sebagai dukun kebal, hingga ia disebut sebagai Mbah Suro atau Pendito Gunung Kendheng.

Editor: Duanto AS
kopassus.mil.id
Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, menutup secara resmi pendidikan komando angkatan 103, di Pantai Permisan, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (14/8). 

Kopassus Dikirim untuk 'Serbu' Padepokan, Mbah Suro Kebal Senjata Akhirnya Bisa Ditangkap

TRIBUNJAMBI.COM - Kopassus yang dulu bernama RPKAD, dikirim untuk penumpasan simpatisan partai terlarang yang kebal senjata.

Cerita tentang anggota pasukan elite TNI ini melegenda sejak dulu.

Satu di antara misi yang pernah dilakukan Kopassus dan membuat namanya dikenang, yakni saat penumpasan komunis di Pulau Jawa.

Pada 1965-1966 pascameletusnya pemberontakan G30S PKI, negara dalam keadaan genting.

FB LIVE PELANTIKAN ANGGOTA DPR RI

Baca Juga

 Cara Kerja Misterius Intelijen Kopassus, Bisa Mengelabui hingga Sembunyikan Istri Panglima Musuh

 Misteri dalam Tubuh Sat-81 Kopassus, Istri Sendiri Tak Tahu Suaminya anggota Pasukan Rahasia

 Cara Kerja Misterius Intelijen Kopassus, Bisa Mengelabui hingga Sembunyikan Istri Panglima Musuh

 Selamat untuk Agnez Mo, Keputusan Berumah Tangga Akhirnya Terungkap, 8 Pria sudah Lewat

 Adik Ipar Tidur Dirumah, Pria Ini Tak Tahan Lihat Baju Seksi, Imingi Rp 500 Ribu Sekali Berhubungan

Kopassus yang duku bernama RPKAD diturunkan untuk mengendalikan situasi.

Satu di antaranya yakni dengan menumpas gerakan pemberontakan.

Di tengah operasi penumpasan PKI besar-besaran, Kopassus sempat menghadapi simpatisan PKI yang dikenal kebal senjata.

Namun itu tak menghalangi Kopassus untuk menggunakan cara kekerasan.

Kisah ini dikutip dari buku "Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando" karya Hendro Subroto

Berkobarnya tragedi G30S PKI yang menculik para jenderal pada 30 September 1965, memang berbuntut panjang.

Satu di antaranya perburuan terhadap mereka yang dianggap sebagai anggota maupun simpatisan PKI.

Perburuan, dan penangkapan itu dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia yang diduga sebagai basis PKI.

Pada 1967, perburuan terhadap simpatisan dan anggota PKI dilakukan di kawasan yang terletak antara Cepu dan Ngawi.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved