Tahun 1965 - Ketika Membunuh Orang-orang Komunis di Yogyakarta Halal Hukumnya

Tak hanya dengan kampak, Burhan juga kerap mengeksekusi orang-orang PKI dan para simpatisannya menggunakan pistol.

Tahun 1965 - Ketika Membunuh Orang-orang Komunis di Yogyakarta Halal Hukumnya
Kolase foto: Repro, Olle Tornquist, Marxistisk barlast, 1982, h.223 dan Tempo, Edisi 1-7 Oktober 2012
Burhan Zainuddin Rusjiman menuturkan kisahnya menumpas anggota PKI di Yogyakarta, pada akhir 1965 hingga awal 1966 

Tahun 1965 - Ketika Membunuh Orang-orang Komunis di Yogyakarta Halal Hukumnya

TRIBUNNEWSWIKI.COM – “Daripada dibunuh, lebih baik membunuh,” ujar Burhan Zainuddin Rusjiman dalam Majalah Tempo tahun 2012, “Pengakuan Algojo 1965”.

Burhan adalah salah seorang algojo 1965, salah seorang yang ikut membasmi orang-orang komunis khususnya di daerah Yogyakarta.

Burhan hampir selalu membawa kampak ke manapun dia pergi, karena itu dia juga dijuluki Burhan Kampak.

Tak hanya dengan kampak, Burhan juga kerap mengeksekusi orang-orang PKI dan para simpatisannya menggunakan pistol.

Baca: GADIS yang Ngaku Anak Soeharto Diinterogasi Bu Tien, Temukan Racun Tikus & Bongkar Niat Mengerikan

Baca: Hubungan Jonatan Christie dan Gronya Somerville setelah Korea Open 2019, Cek IG-nya Tambah Seru

Baca: DETIK-detik Benny Moerdani Tangkap Komandan Kopassus: Gagalkan Rencana Penculikan AH Nasution

Kebencian Burhan kepada orang-orang komunis benar-benar telah membatu.

Kebencian itu mulai tumbuh saat dia masih menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Dia adalah anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).

Tentara tampak menembakkan senjata untuk memburu pasukan yang terlibat dalam G30S di Jakarta ( 2 Oktober 1965)
Tentara tampak menembakkan senjata untuk memburu pasukan yang terlibat dalam G30S di Jakarta ( 2 Oktober 1965) (Getty Images via bbc)

Pada 1962, Majelis Ulama Indonesia dalam muktamarnya di Sumatera Selatan membuat fatwa bahwa komunisme itu haram karena ateis.

"Mulai saat itu, saya berpikir, orang PKI kalau bisa dibina ya dibina, kalau tidak mau ya dibinasakan", kata Burhan.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved