Raut Tegang Prada DP saat Sidang Vonis, Kepala Pembunuh Vera Oktaria Tak Lagi Plontos

Prada Deri Pramana (Prada DP) menjalani sidang dengan agenda putusan hakim atas perkara pembunuhan terhadap Vera Oktaria, kekasihnya sendiri, Kamis (2

Editor: Duanto AS
Kolase Istimewa
Vera Oktaria sebelum meninggal dunia dan Prada DP 

Sebab nyawa anak gadisnya telah hilang dengan cara yang dianggapnya sangat keji dan tak manusiawi.

"Saya tidak terima Vera dibunuh dengan kejam seperti itu. Terbayang terus, bagaimana saat dia dibunuh"

"Pasti sakit, teriak dan ketakutan. Tidak bisa saya bayangkan saat itu,"ujar Suhartini seraya menghapus air matanya.

Hanya doa yang bisa dipanjatkan Suhartini saat kesedihan mendalam teringat Vera Oktaria, tiba-tiba datang dan menyelimuti batinnya.

Selain itu, doa agar Prada DP mendapat hukuman yang berat juga selalu dipanjatkannya.

Apalagi menjelang sidang putusan hakim yang akan digelar di pengadilan militer I-04 Jakabaring Palembang, Kamis (26/9/2019).

"Jelas saya ingin keadilan. Bagaimanapun, pembunuh anak saya harus dihukum bera"

"Saya sangat berharap semoga pak hakim bisa berlaku adil. Deri harus dapat hukuman setimpal dengan perbuatan kejinya,"kata Suhartini.

Prada DP pelaku pembunuhan dan pemutilasi Vera Oktaria berhasil ditangkap di Serang, Banten, pada Kamis (13/6/2019).
Prada DP pelaku pembunuhan dan pemutilasi Vera Oktaria berhasil ditangkap di Serang, Banten, pada Kamis (13/6/2019). (kompas.com/tribun sumsel)

Diakui Suhartini, dirinya juga sangat ingin bertemu Vera Oktaria walaupun hanya dalam mimpi.

Namun hal itu belum juga kesampaian hingga lebih dari seratus hari Vera dimakamkan.

"Kalaupun mimpi, paling cuma sekali lewat. Habis itu saya lupa mimpinya bagaimana. Mungkin karena saya kelewat kangen sama dia. Ya, tapi doa terus saya kirimkan ke dia, sebagai obat rindu,"ujarnya.

Suhartini (50) kini tengah harap-harap cemas menunggu sidang agenda putusan hakim atas perkara pembunuhan terhadap anaknya, Vera Oktaria.

Berdasarkan jadwal, sidang putusan Prada Deri Pramana (Prada DP) akan digelar di pengadilan militer I-04 Jakabaring Palembang, Kamis (26/9/2019) besok.

"Jujur, sekarang ini saya lagi harap-harap cemas. Seperti apa hukuman untuk pembunuh itu besok,"ujar Suhartini saat ditemui di kediamannya di jalan KH A Azhari Plaju, Rabu (25/9/2019).

Sebelumnya diketahui, Vera Oktaria (20) ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi termutilasi di kamar Penginapan Sahabat Mulia di Jalan PT Hindoli RT 05 RW 03 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin Muba, Jumat (10/5/2019) lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved