Berita Tanjab Barat

Program Bandwidth Diskominfo Tanjab Barat, Terkesan Gagal, Diduga Ini Penyebabnya

Program Bandwidth Diskominfo Tanjab Barat, Terkesan Gagal, Diduga Ini Penyebabnya

Program Bandwidth Diskominfo Tanjab Barat, Terkesan Gagal, Diduga Ini Penyebabnya
Tribunjambi/Samsul Bahri
Ilustrasi Pemancar jaringan internet. Program Bandwidth Diskominfo Tanjab Barat, Terkesan Gagal, Diduga Ini Penyebabnya 

Program Bandwidth Diskominfo Tanjab Barat, Terkesan Gagal, Diduga Ini Penyebabnya

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Program Bandwidth atau yang diartikan sebagai pembagian konsumsi transfer jaringan data yang dihitung dalam satuan waktu BPS (bit per second) di Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Tanjab Barat terkesan gagal.

Pasalnya program yang telah mengabiskan miliaran rupiah dana dari APBD Tanjab Barat tersebut tidak berfungsi dengan baik di beberapa titik pemasangan.

Target pemasangan Bandwidth di Kabupaten Tanjabbar adalah seluruh Instansi Operasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tanjab Barat.

Baca: 64 Bacalon Kades di Tanjab Barat Mengikuti Seleksi untuk Pilkades Serentak 2019

Baca: Atasi Kawasan Kumuh di Kota Jambi, Upaya Pemkot Jambi Tanggulangi Kemiskinan

Baca: Video Call dengan Pendemo, Bupati Al Haris Janji akan Datang ke Batang Kibul, Merangin

Namun dari pengakuan pengguna, rata-rata Bandwidth yang terpasang di setiap OPD tidak memuaskan, atau jaringan data yang dihasilkan sangat lemot (lambat) bahkan di beberapa OPD bandwidht tersebut nyaris tidak berfungsi.

Sehingga, untuk memperlancar jaringan agar tidak menghabat kinerja pegawai, beberapa OPD terpaksa memilih untuk tidak menggunakan sama sekali, atau dengan melakukan pemasangan Speedy yang berlangganan bulanan kepada pihak Telkom.

"Kami menggunakan speedy bayar bulanan ke telkom untuk memperlancar jaringan agar tidak menghabat kinerja pegawai kami. Padahal kami sudah minta penambahan hotspot kepada dinas Kominfo tapi tidak direalisasi," ujar salah satu OPD saat didatangi Tribunjambi.com, Rabu (25/9/2019).

Baca: Tolak Nasi Bungkus, Warga Batang Kibul yang Demo di Kantor Bupati Merangin,Ngotot Ingin Jumpa Bupati

Baca: Terdakwa Gelapkan 6 Mobil Rental, Ada Pajero dan Triton, Ini Kata Hakim Kepada Korban di Persidangan

Baca: Laksamana TNI (Purn) Slamet Soebijanto Serukan Massa Bertahan di Mabes TNI Cilangkap, Ada Apa?

Selain itu, hampir semua pengguna yang berkerja di instansi pemerintah yang lokasi Kantor di jalan Sri Soedewi Maschun (Parit Gompong) Tanjab Barat, bahkan di Gedung DPRD Tanjabbar juga mengeluhkan lambatnya jaringan hotspot yang dihasilkan dari Bandwich tersebut.

Menaggapi hal ini, Sekda Tanjab Barat, Agus Sanusi menjelaskan kalau lemotnya jaringan hotspot karena kelebihan pengguna.

"Saya sudah dapat informasi juga, setelah dicek jaringan yang lemot ini karena pembagian jaringan. Misalnya satu OPD ini dibatasi penggunanya 10 orang, namun digunakan oleh 20 orang, nah tentu yang jatah 10 tadi dibagi rata lagi menjadi 20, itu salah satu alasan dari Diskominfo," jelas Sekda, Rabu (25/9).

Halaman
12
Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved