6 Bulan Petugas Damkar Kerinci Belum Terima Gaji, Dapat Kabar Honor Dipotong Separuh

Terhitung sudah masuk bulan ke enam gaji petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Kerinci tidak dibayarkan.

6 Bulan Petugas Damkar Kerinci Belum Terima Gaji, Dapat Kabar Honor Dipotong Separuh
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Puluhan anggota Pemadam kebakaran (Damkar) kabupaten Kerinci geruduk kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kerinci, Kamis (30/3/2017). 

6 Bulan Petugas Damkar Kerinci Belum Terima Gaji, Dapat Kabar Honor Dipotong Separuh

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI –Mempertaruhkan nyawa demi memadamkan api, namun ternyata petugas Damkar Kabupaten Kerinci, belum mendapatkan gaji. Terhitung sudah masuk bulan ke enam gaji petugas pemadam kebakaran di Kabupaten Kerinci tidak dibayarkan.

“Benar, honor kami tidak dibayar. Meskipun tidak besar, tapi kami sangat membutuhkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata petugas Damkar Kerinci, Rabu (25/9).

Menurut petugas Damkar, ada sekitar 400 anggota Damkar di Kerinci. Dimana 360 orang diantaranya gajinya dianggarkan dari APBD.

Baca: Sempat Bentrok dengan Petugas, Ini yang Dituntut Ratusan Mahasiswa di Jambi

Baca: Cuaca Membaik, Aktivitas Sekolah di Merangin Kembali Normal

Baca: Fatimah Mengeluh Satu Minggu Sulit Bernapas Karena Kabut Asap

Baca: Terekam Kamera Demonstran Dikeroyok Polisi, Korban Lemas Tapi Terus Diinjak

Baca: VIDEO: Pendulangan Emas Tradisional Mulai Menjamur di Sungai Batang Tembesi Sarolangun

“Kami punya anak, punya keluarga di rumah pak. Mohon agar hak kami segera dibayarkan, karena kami sudah menjalankan kewajiban kami,” ucap petugas Damkar lainnya.

Selain belum mendapatkan bayaran, mereka juga mendapat kabar bahwa honor petugas telah dikurangi. Sebelumnya honor sebesar Rp 1 juta, namun sekarang kabarnya turun menjadi Rp 500 ribu.

"Yang sudah dibayar hanya untuk Januari hingga Maret. Untuk April hingga sekarang belum," tambahnya.

Terkait keadaan ini mereka mengaku tidak bisa menyampaikan aspirasi secara terbuka. Sebab salah sedikit pasti mereka langsung dipecat.

"Apalagi sampai ketahuan mempertanyakan honor,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kerinci, Amir Syam masih belum bisa dikonfirmasi. saat dihubungi lewat nomor ponsel yang biasa digunakan tidak menjawab telepon wartawan. Demikian juga saat dikonfirmasi via WhatsApp, juga tidak ada tanggapan.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved