Selasa, 9 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Siapa Sebenarnya Anindia, Retno dan Turmini? TKI Ditahan Pemerintah Singapura, Diduga Terpapar ISIS

Tiga TKI sedang diinvestigasi dengan dakwaan membiayai kegiatan terorisme. Siapa sebenarnya mereka?

Tayang:
Editor: Duanto AS
Mirror
Ilustrasi ISIS 

Yakin dengan ajaran ISIS, mereka mulai bergabung dengan grup chatting yang mendukung gerakan ISIS.

Mereka kemudian mengunggah dukungan terhadap ISIS dengan menggunakan sejumlah akun media sosial yang berbeda.

Tidak berhenti di sana, ketiga perempuan ini aktif menggalang dukungan terhadap ISIS.

Dalam hitungan waktu, mereka membangun jaringan online pendukung ISIS dengan anggota dari berbagai negara.

Termasuk di dalamnya adalah pacar mereka yang setuju dengan apa yang mereka percaya dan lakukan.

“Ketiga orang itu mendanai aksi terorisme yang dilakukan oleh JAD dan ISIS.” demikian keterangan yang disampaikan Kemendagri Singapura.

Diketahui, tiga orang ini adalah pendukung keras dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Mereka pengonsumsi rutin ceramah online yang disampaikan oleh pemimpin JAD, Aman Abdurahman dan Ustaz Usman Haidar bin Seff Aman adalah tokoh pemimpin ISIS di Indonesia yang bertanggung jawab atas serangan teroris mematikan di Thamrin, Jakarta Pusat awal 2016.

Aman telah dijatuhi vonis hukuman mati pada Juni 2018.

Sedangkan Ustaz Usman adalah anggota kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Dia divonis penjara tiga tahun pada 2004 karena menyembunyikan anggota senior JI yang terlibat dalam teror bom di Hotel JW Marriott pada 2003.

JAD adalah kelompok yang disebut terafiliasi dengan ISIS.

Kelompok yang berdiri pada 2015 ini diyakini sebagai dalang bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Mei 2017 dan rentetan teror Bom Surabaya pada Mei 2018.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan JAD sebagai organisasi teroris pada Januari 2017.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membekukan dan menyatakan JAD sebagai organisasi terlarang pada 31 Juli 2018.

Amelia dan Ratna menurut pernyataan Kemendagri Singapura berencana berangkat ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved