Bagaimana Peran Imam Nahrawi Terkait Kasus Suap Dana Hibah Koni? Mantan Sekretaris Bakal Bongkar

Alfitra Salam menyatakan akan memberikan keterangan peran Imam Nahrawi selaku Menpora dalam rangkaian kasus dugaan suap dana hibah

Bagaimana Peran Imam Nahrawi Terkait Kasus Suap Dana Hibah Koni? Mantan Sekretaris Bakal Bongkar
TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menuju mobilnya untuk meninggalkan kantor Kemenpora, Jakarta Pusat, Kamis (19/9/2019). Imam Nahrawi mengundurkan diri dari kursi Menpora karena ditetapkan menjadi tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap dana hibah KONI. 

Bagaimana Peran Imam Nahrawi Terkait Kasus Dugaan Suap Dana Hibah Koni? Mantan Sekretaris Bakal Bongkar

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Alfitra Salam menyatakan akan memberikan keterangan peran Imam Nahrawi selaku Menpora dalam rangkaian kasus dugaan suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di pengadilan.

Hal itu disampaikan Alfitra Salam usai diperiksa penyidik di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (23/9/2019).

Alfitra diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dana hibah Kemenpora ke KONI, dengan tersangka mantan asisten pribadi Menpora Imam Nahrawi, Miftahul Ulum.

Baca: Sudah Ditalak Galih Ginanjar? Ulah Barbie Kumalasari Ini Bikin Semua Dibuat Kaget Dengar Ucapannya

Baca: Jokowi Tak Akan Terbitkan Perppu, Benarkah Revisi UU KPK Inisiatif DPR RI?

Baca: Trending Topic: EXO Dipastikan Bakal Gelar Konser di Jakarta Dua Bulan Lagi, Cek Tanggalnya Disini

Wartawan menanyakan Alfitra tentang dirinya yang kerap dimintai uang oleh Menpora Imam Nahrawi saat masih menjabat Sesmenpora, sebagaimana kesaksian Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta sebelumnya.

"Lihat saja di proses pengadilan lah," jawab Alfitra.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (kanan) bersama Asisten Pribadi (Aspri) Menpora Miftahul Ulum (tengah) menjadi saksi dalam sidang suap dana hibah dari pemerintah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/7/2019). Dalam sidang tersebut mereka memberikan keterangan saksi untuk terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana, serta staf Kemenpora Adhi Purnomo dan Eko Triyanta.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi (kanan) bersama Asisten Pribadi (Aspri) Menpora Miftahul Ulum (tengah) menjadi saksi dalam sidang suap dana hibah dari pemerintah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (4/7/2019). Dalam sidang tersebut mereka memberikan keterangan saksi untuk terdakwa Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora Mulyana, serta staf Kemenpora Adhi Purnomo dan Eko Triyanta. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc)

"Nanti lihat saja proses peradilan. Yang jelas, saya diminta (diperiksa) hanya tugas saya sebagai KPA (kuasa pengguna anggaran) dalam Sesmenpora," kata Alfitra saat ditanya wartawan tentang dugaan permintaan uang dari Imam Nahrawi.

Pada Rabu, 18 September 2019, KPK menetapkan Imam Nahrawi sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan suap Rp 26,5 miliar terkait dana hibah Kemenpora ke KONI.

Seluruh uang tersebut diduga untuk kepentingan pribadi Imam Nahrawi dan pihak lain yang terkait.

Baca: Update Kerusuhan Wamena - Korban Tewas Bertambah Menjadi 21 Orang, Tertimbun di Reruntuhan

Baca: Padahal Belum Mau Menikah, Sosok Ini Buat Reino Barack Kepincut Nikahi Syahrini, Padahal Baru Kenal

Imam diduga menerima suap Rp 14.700.000.000 melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum, selama rentang waktu 2014-2018.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved