Kabut Asap di Jambi

TERKINI Menara Air PDAM Jambi 'Hilang', Kabut Asap Makin Pekat, Kualitas Udara Status 'BERBAHAYA'

"Data realtime pukul 10.30 WIB tgl 20 sept 2019. Parameter PM 2.5 nilai 733 . Kategori BERBAHAYA"

TERKINI Menara Air PDAM Jambi 'Hilang', Kabut Asap Makin Pekat, Kualitas Udara Status 'BERBAHAYA'
Tribun Jambi
Menara air PDAM di Jelutung Kota Jambi tak terlihat akibat kabut asap pekat, Jumat (20/9/2019). 

TERKINI Menara Air PDAM Jambi 'Hilang', Kabut Asap Makin Pekat, Kualitas Udara Status 'BERBAHAYA'

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menara Air PDAM di Jelutung, Kota Jambi, 'menghilang', Jumat (20/9/2019) siang.

Sejak pagi, kabut asap yang membekap Jambi semakin tebal.

Menara air Jelutung yang biasanya terlihat jelas dari kantor Tribunjambi.com di Lebak Bandung yang jaraknya sekira 1 Km, siang ini tak terlihat.

Pandangan mata terhalan kabut asap yang semakin pekat akibat karhutla.

Informasi yang diterima Tribunjambi.com, saat ini kualitas udara di Jambi status berbahaya.

"Data realtime pukul 10.30 WIB tgl 20 sept 2019. Parameter PM 2.5 nilai 733 . Kategori BERBAHAYA" demikian informasi yang diterima dari instansi Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi.

Baca Juga

 Kemelut Asmara Dokter Made OP dan Istri Orang, Pegawai Puskesmas Beri Kesaksian Mengejutkan

 Kronologi Dokter Made OP Ditebas Golok di Puskesmas Abiansemal, Diduga Ada Hubungan Gelap

 BREAKING NEWS: Tiga Anggota KKB Tewas di Tangan TNI, Baku Tembak di Jembatan Kejutkan Warga

 Penampakan Ular Berkaki di Indragiri Hulu saat Karhutla, Seperti King Kobra Ukurannya Besar

Temuan Ular Berkaki Kondisi Mati Bikin Heboh, Cek Penjelasan Ahli Biologi LIPI tentang Hewan Itu

Sementara itu, di Kabupaten Muarojambi semakin pekat. Hal ini berdasarkan pantauan tribunjambi.com pada Jumat pagi (20/9).

Ini tampak pada perbatasan antara Kota Jambi dan Kecamatan Mestong. Bahkan pada pagi hari ini, Gapura Pembatas antara Kota Jambi dan Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi yang biasanya terlihat pada jarak lebih kurang 500 meter, saat ini tidak tampak.

Kabut asap menyelimuti wilayah Tanjab Barat dan menyebabkan ratusan balitas terserang ISPA.
Kabut asap menyelimuti wilayah Tanjab Barat dan menyebabkan ratusan balitas terserang ISPA. (Tribunjambi/Darwin)

Kondisi ini sangat jauh berbeda pada hari-hari sebelumnya bahkan hari ini terbilang cukup parah. Igus warga sekitar perbatasan Kota Jambi dan Mestong menyebutkan bahwa kabut hari ini tidak seperti biasanya.

"Selamo musim kabut asap ini, baru ini lah kito dari jarak sekitar 200 meteran ini dak nampak. Biasonyo nampak lah, walaupun kabut. Tapi ini dak nampak nian, tebal kabut hari ini,"sebutnya

Selain kabut asap, kondisi abu bakar yang berjatuhan juga tampak banyak betebaran.

Follow IG Tribunjambi.com

 Gadis Incaran Kevin Sanjaya Lari ke Pelukan Jonatan Christie, Keturunan Tokoh Dinasti Qing Abad 18

 Natasha Wilona Bikin heboh, Ngaku Berhenti Jadi Artis, Terkait Verrell Bramasta dan Kevin Sanjaya?

 Beragam Motif Batik dan Tenun se Indonesia Dipamerkan di Museum Siginjei Jambi

 Awalnya Bripda Mira Tak Boleh Pulang Dulu, Anak Buah Kapolsek Tertipu Penampilan Komandan

 Bripka Yosia Terkurung di Toilet saat Intip Pasangan Nigeria, Polwan Cantik Menyamar di Hotel

Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved