Berita Tanjab Barar

Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Marah, Jelang Pilkades Serentak di Tanjabbar, Ini Harapan Sekda

Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Marah, Jelang Pilkades Serentak di Tanjabbar, Ini Harapan Sekda

Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Marah, Jelang Pilkades Serentak di Tanjabbar, Ini Harapan Sekda
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Marah, Jelang Pilkades Serentak di Tanjabbar, Ini Harapan Sekda 

Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Marah, Jelang Pilkades Serentak di Tanjabbar, Ini Harapan Sekda

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -  Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Agus Sanusi, meminta kepada seluruh panitia pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 56 desa, untuk bersikap netral dalam menjalankan tugasnya.

Permintaan tersebut disampaikan langsung saat diskusi bersama insan pers terkait semakin dekatnya hari pencoblosan pilkades, yaitu 17 Oktober 2019 mendatang.

Menurut Sekda, kondusifitas wilayah menjadi perhatian khusus dari jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjab Barat, mengingat dalam setiap pelaksanaan Pilkades sangat berpotensi terjadinya gesekan antar warga.

Baca: Pilkades Serentak di Tanjab Timur akan Digelar November, 28 Desa Pilih Pemimpin

Baca: Pengedar Sabu di Tanjab Barat Diringkus Polisi, Petugas Sita 21 Paket Kecil Sabu-sabu

Baca: Khatib Salat Istisqa di Tebo Sebut Kabut Asap dan Kemarau Sebagai Teguran dari Tuhan

“Saya meminta kepada panitia Pilkades untuk netral. Panitia harus fair, adil dan tidak memihak,” tegasnya.

Sekda Agus Sanusi juga mengharapkam kepada masyarakat untuk dapat menciptakan situasi kondusif di wilayah masing-masing.

Pihaknya tidak menginginkan pelaksanaan Pilkades diciderai oleh tindakan-tindakan yang melanggar hukum.

“Saya berpesan, siapapun nantinya yang terpilih, memang itulah yang dipilih oleh masyarakat. Yang menang jangan sombong, yang kalah jangan marah,” ujarnya.

Senada dengan sekda, Kadis PMD melalui Rima, Kasi Fasilitasi Aparatur Desa mengatakan, panitia yang terbukti tidak netral harus dilaporkan dan akan dikenakan sangsi pemberhentian.

"Semua ada aturannya, Perbubnya. Bisa diberhentikan apabila melanggar tugas dan kewajibannya sebagaimana diatur dalam Perbub ini," jelasnya, menuturkan poin C Pasal 3 ayat 3 Perbub Nomor 5 Tahun 2015 tersebut.

Menang Jangan Sombong, Kalah Jangan Marah, Jelang Pilkades Serentak di Tanjabbar, Ini Harapan Sekda (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)
 

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved