Editorial

Memeluk Korban Karhutla

kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terjadi di Jambi. Petugas masih terus berjibaku memadamkan api.

Memeluk Korban Karhutla
IST
Kondisi pasca kebakaran di kawasan TNBD Sarolangun. 

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus terjadi di Jambi.

Petugas masih terus berjibaku memadamkan api. Mereka berkeringat untuk mewujudkan langit biru, meninggalkan keluarga, menembus bahaya yang jelas-jelas terlihat di depan mata.

Bisa saja mereka celaka di sana.

Seiring dengan masih terjadinya karhutla yang menghasilkan kabut asap yang begitu menyiksa, masyarakat umum juga makin banyak yang jadi korban.

Apalagi anak-anak dan yang lanjut usia, mereka paling rentan jadi korban akibat hirup udara yang sudah tak lagi sehat.

Kita tidak tahu angka pasti, berapa banyak yang saat ini sakit karena kabut asap ini. Pasti jumlahnya tidak sedikit.

Mungkin karena itu pula data penderita ISPA dan penyakit lain yang terdampak karhutla sulit diperoleh media.

Di setiap daerah, dipastikan jumlahnya tak sedikit, sebab kabut asap merata di Jambi.

Baca: Udara Kota Jambi Berasap, Ini Cara Membuat Alat Penjernih Udara Sederhana

Baca: Mengenang Mendiang Junaidi T Noor Masih Diminta Tunjuk Ajar Sebelum Wafat

Baca: Cerita Orangtua di Batanghari yang Anaknya Dirawat Akibat ISPA, Diduga Terpapar Asap Karhutla

Persoalan korban kabut asap ini menjadi penting untuk jadi perhatian bersama.

Apakah mereka sudah mendapatkan fasilitas dan layanan yang sesuai?

Halaman
12
Editor: deddy
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved