Spongebob Squarepants Ditegur KPI, #SaveSpongeBob Jadi Trending Topic Twitter

Sejak Minggu (15/9/2019) warganet berbondong-bondong melayangkan pertanyaan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Spongebob Squarepants Ditegur KPI, #SaveSpongeBob Jadi Trending Topic Twitter
Instagram @spongebob
Spongebob Squarepants 

TRIBUNJAMBI.COM- Sejak Minggu (15/9/2019) warganet berbondong-bondong melayangkan pertanyaan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Warganet geram karena KPI melayangkan sanksi untuk program animasi anak Big Movie Family: The Spongebob Squarepants Movie yang tayang di GTV pada 6 Agustus 2019.

Banyak warganet yang kemudian mempertanyakan urgensi pemberian sanksi berupa teguran ini.

Alhasil tagar #SaveSpongeBob menempati deretan trending topic twitter sejak kemarin hingga hari ini, Senin (16/9/2019).

Baca: Korban Kabut Asap Bayi 4 Bulan di Palembang, Kronologi Elsa Batuk Hingga Tak Bisa Nafas, Lalu Wafat

Baca: FAKTA Bayi Usia 4 Bulan Meninggal Karena Terpapar Kabut Asap, Ini Penjelasan Dokter

Baca: BREAKING NEWS, Musni Dibacok saat Sedang Duduk di Rumah Tetangga

*Alasan pemberian sanksi*

Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo mengungkapkan bahwa jenis pelanggaran yang ditemukan terkait adanya muatan kekerasan dalam program siaran The SpongeBob SquarePants Movie.

"Pada tanggal 6 Agustus 2019 mulai pukul 11.14 WIB pada segmen 'Rabbids Invasion' yang terdapat adegan seekor kelinci melakukan tindakan-tindakan kekerasan terhadap kelinci lain," ujar Mulyo saat dihubungi Kompas.com pada Sabtu (14/9/2019).

"Yakni memukul wajah dengan papan, menjatuhkan bola bowling dari atas, sehingga mengenai kepala, melayangkan palu ke wajah, serta memukul pot kaktus menggunakan raket ke arah wajah," lanjutnya.

Tidak hanya itu, program siaran kartun SpongeBob SquarePants juga kedapatan berisi adegan kekerasan lainnya, seperti melempar kue tart ke muka dan memukul menggunakan kayu yang disiarkan pada 22 Agustus 2019 pukul 15.06 WIB.

Lebih rinci Mulyo menjelaskan, adegan-adegan yang mengandung kekerasan dalam serial ini melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) Pasal 14 Ayat 2 tentang perlindungan kepada anak dan Pasal 21 Ayat 1 tentang penggolongan program siaran.

Halaman
123
Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved