Kapolri Blak-blakan Ungkap Kejanggalan Karhutla di Riau, Abu Bertaburan di Langit Jambi

Baru beberapa menit memarkir sepeda motor di halaman, jok langsung kotor karena tempelan abu. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?

Kapolri Blak-blakan Ungkap Kejanggalan Karhutla di Riau, Abu Bertaburan di Langit Jambi
ist
Hingga Minggu (8/9/2019) sore, api di Dusun Apung, Kecamatan Bathin III Ulu, masih menyala. Terhitung, sudah lebih empat hari api membakar lahan di sekitar kawasan itu. 

Baru beberapa menit memarkir sepeda motor di halaman, jok langsung kotor karena tempelan abu. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ada sederet kejanggalan dalam karhutla (kebakaran hutan dan lahan) menurut Kapolri.

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian keheranan usai meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau, Sumatera Selatan, Minggu (15/9/2019).

Kapolri heran karena tidak ada perkebunan sawit maupun tanaman industri lainnya yang ikut terbakar.

"Apa yang sudah kami lihat dari helikopter bersama Panglima TNI dan Kepala BNPB, lahan yang sudah jadi perkebunan, baik sawit maupun tanaman industri lainnya, kok tidak ada yang terbakar. Misal pun ada paling hanya sedikit dan di pinggir," kata Tito melalui keterangan tertulis yang dibagikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (15/9/2019).

Baca Juga

 3 Pimpinan KPK Mundur dan Serahkan Mandat, Presiden Jokowi: Bijaklah Kita Dalam Bernegara

 Beredar Kisah Mistis di Balik Hilangnya Kepala Syahbandar saat Mancing di Air Hitam Laut, Misterius

 VIDEO Detik-detik Kawanan Perampok Bersejata Api Bobol 10 Kg Emas: Nak Ora Jongkok Tak Bedil Ndasmu

 VIDEO: Xanana Gusmao: Habibie Sang Inspirator Rakyat Timor Leste

 VIDEO: Viral Ular Piton Hangus Terbakar di Hutan Kalimantan, Mirip Hewan Mitologi

Menurut Tito, hal itu menunjukkan bahwa karhutla dilakukan oknum tertentu untuk membuka lahan baru.

"Ini menunjukkan adanya praktik 'land clearing' dengan mudah dan murah memanfaatkan musim kemarau," ungkapnya.

Tito meminta anggota satuan tugas (satgas) karhutla agar lebih solid dalam menangani masalah tersebut.

Untuk itu, ia menegaskan akan memberlakukan sistem pemberian penghargaan dan hukuman kepada anggotanya.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved