Luncurkan 13 Buku Mulok, Bahan Tambahan Belajar tentang Kebudayaan Batanghari
Tahun 2019 ini Buku Muatan Lokal (Mulok) tentang Kebudayaan Serta Seni Tradisi Kabupaten Batanghari akan diluncurkan.
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Tahun 2019 ini Buku Muatan Lokal (Mulok) tentang Kebudayaan Serta Seni Tradisi Kabupaten Batanghari akan diluncurkan.
Buku Mulok ini diluncurkan Pemerintah Kabupaten Batanghari sebagai bahan tambahan pembelajaran yang akan diintegrasikan ke pelajaran di sekolah.
Asisten I Setda Batanghari Verry Ardiyansah mengatakan akan mengapresiasi peluncuran buku Muatan Lokal yang diproduksi oleh Disdikbud Batanghari yang telah dipatenkan.
Buku Muatan Lokal ini merupakan salah satu keberhasilan Kabupaten Batanghari dalam mengembangkan visi misi Bupati Batanghari kelima peningkatan event kebudayaan.
"Inilah output yang luar biasa dari kerja keras untuk memajukan pendidikan Batanghari dengan masukan pelajaran yang mengandung nilai budaya asli daerah ke mata pelajaran ke depan," ujar Verry sebelumnya.
Terpisah Kepala Dinas PDK Batanghari Dra Jamilah memaparkan, berdasarkan instruksi presiden RI salah satu penunjang pendidikan karakter yakni muatan lokal daerah yang diintegrasikan ke dalam pelajaran di sekolah.
Dengan dikaitkan SDM budaya Batanghari tidak salahnya untuk membuat kurikulum muatan lokal. Sehingga Disdikbud Batanghari berinisiatif untuk membuat kurikulum ini untuk dimasukan ke sekolah.
Saat ini Buku Muatan lokal tentang budaya Batanghari ada tiga belas judul yang telah diterbitkan, yang ditulis oleh 24 orang penulis. Buku yang dibuat mulai dari selayang pandang sampai dengan tradisi, budaya , permainan, kuliner dan tempat wisata dan lainnya.
"Semua yang berakar dengan budaya Batanghari, kita buat perjudul disetiap materi di buku yang diluncurkan tersebut," ujar Jamilah, Jumat (13/9).