Kasus Dugaan Pelecehan Kades di Batang Masumai Ditangani Lembaga Adat Merangin

Polemik dugaan pelecehan seksual oleh Kades di Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin berbuntut panjang.

Kasus Dugaan Pelecehan Kades di Batang Masumai Ditangani Lembaga Adat Merangin
Kompas.com
Ilustrasi Pelecehan Seksual 

Kasus Dugaan Pelecehan Kades di Batang Masumai Ditangani Lembaga Adat Merangin

TRIBUNJAMBI.COM,BANGKO -- Polemik dugaan pelecehan seksual oleh Kades di Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin berbuntut panjang.

Setelah kantor desa disegel warga setempat, kini persoalan ini naik hingga kepemerintah Kabupaten Merangin.

Kemarin, forum komunikasi Kecamatan Batang Masumai harus menggelar forum untuk mencari solusi atas dugaan pelecehan seksual oleh kades terhadap warganya.

Pada pertemuan yang digelar di Kantor Camat Batang Batang Masumai, persoalan tersebut belum juga mendapat keputusan, hanya berupa kesimpulan sementara dari hasil pertemuan tersebut.

Baca: Pelantikan Kasubag TU SMA/SMK di Jambi Terkesan Tertutup

Baca: Hutan Harapan Terancam Jalan Tambang, Aktivis Lingkungan Jambi Pertanyakan Sikap KLHK

Baca: Kementrian LHK Dilaporkan Aktivis Lingkungan Jambi ke KPK Karena Peraturan Baru Ini

Baca: VIDEO: Detik-detik Mengharukan, Beredar Video Xanana Gusmao Jenguk BJ Habibie Sebelum Wafat

"Kesimpulan pertemuan forkopimcam, yang dihadiri tokoh masyakarat, saat ini kita serahkan ke lembaga adat Kabupaten Merangin," kata Sekretaris Kecamatan Batang Masumai Jaya Kusuma.

Dalam rapat tersebut, pihaknya tidak menghadirkan kades yang bersangkutan. Menurut Jaya, pihaknya telah berkoordinasi dengan kades dan kades menerima keputusan rapat.

"Untuk kades tak kita hadirkan pada pertemuan ini, namun ia menerima kesimpulan rapat," tambah Jaya lagi. (*)

Penulis: muzakkir
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved