Hutan Harapan Terancam Jalan Tambang, Aktivis Lingkungan Jambi Pertanyakan Sikap KLHK

Koalisi Antiperusakan Hutan Jambi mempertanyakan sikap pemerintah terkait terbitnya peraturan KLHK nomor P.7 Tahun 2019.

Hutan Harapan Terancam Jalan Tambang, Aktivis Lingkungan Jambi Pertanyakan Sikap KLHK
Istimewa
Hutan Harapan 

Hutan Harapan Terancam Jalan Tambang, Aktivis Lingkungan Jambi Pertanyakan Sikap KLHK

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Koalisi Antiperusakan Hutan Jambi mempertanyakan sikap pemerintah terkait terbitnya peraturan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor P.7 Tahun 2019 yang dinilai akan memuluskan rencana PT Marga Bara Jaya (MBJ) untuk membangun koridor jalan batu bara.

Rencana ini disoal karena jalan akan dibangun melewati kawasan Hutan Harapan. Dengan rencana ini, pihak perusahaan dianggap akan merusak kawasan hutan dataran rendah Sumatera yang kini luasnya hanya tinggal 92 ribu hektar di Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan.

Apa lagi Hutan Harapan saat ini merupakan hutan tersisa yang masih menyimpan kekayaan alam Sumatera.

Dicky Kurniawan, anggota koalisi dari YLBHL menyebutkan di dalam kawasan Hutan Harapan terdapat berbagai macam satwa liar yang hidup tentram. Bahkan 11 spesies di antaranya masuk dalam kategori kritis dan terancam punah.

Baca: Kementrian LHK Dilaporkan Aktivis Lingkungan Jambi ke KPK Karena Peraturan Baru Ini

Baca: Ibu-ibu di Sigapiton Histeris lalu Lepas Pakaian Satu Per Satu, Bentrok Adang Alat Berat Masuk

Baca: Jalan Sehat Peringati Hari Statistik Nasional 2019, Statistik Milik Bersama

Baca: “MIKiR” Tak Membuat Cheisa Sendiri Lagi

Baca: 174 Penerima PKH di Kerinci Mengundurkan Diri

Terutama di sekitaran lokasi akan akan dibuka Jalan, seperti satwa arboreal jenis Ungko (Hylobates Agilis), siamang (symphalangus syndactylus).

"Termasuk rangkong, yang memang menjadi indikator hutan masih bagus karna dia hidup di pohon yang tinggi di Hutan Harapan," kata Dicky Kurniawan.

"Daerah itu juga menjadi lokasi pelepasan gajah sumatera dan disana juga menjadi habitat harimau Sumatera yang dilindungi, jika ini dirusak maka akan mengganggu keseimbangan ekosistem dalam hutan," sambungnya.

Bukan hanya itu saja, Dicky Kurniawan menbahkan jika Hutan Harapan dibedet untuk dijadikan jalur batu bara juga akan mengakibatkan kerusakan lainnya yang memicu emisi karbon.

Halaman
12
Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved