Berita Tanjab Timur

Kondisi Udara di Kabupaten Tanjab Timur, Kamis Pagi Ini Semakin Memburuk

Kondisi Udara di Kabupaten Tanjab Timur, Kamis Pagi Ini Semakin Memburuk

Kondisi Udara di Kabupaten Tanjab Timur, Kamis Pagi Ini Semakin Memburuk
tribunjambi/Abdullah Usman
Kondisi Udara di Kabupaten Tanjab Timur, Kamis Pagi Ini Semakin Memburuk 

Kondisi Udara di Kabupaten Tanjab Timur, Kamis Pagi Ini Semakin Memburuk

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kabut asap masih menyelimuti Kabupaten Tanjung Jabung Timur Kamis (12/9/2019) pagi. Bahkan, dinas kesehatan setempat menyebut penderita ISPA di dua kecamatan mengalami peningkatan.

Pantauan Tribunjambi.com, kondisi kabut asap tebal terjadi sejak pukul 05.30 WIB - pukul 12.50 WIB. Kabut asap semakin pekat dalam rentan waktu beberapa jam.

Seperti yang terjadi di Komplek perkantoran Bupati Muara Sabak, dimana kondisi jarak pandang semakin siang semakin terbatas. Beberapa pengendara harus berhati hati dan menyalakan lampu utama.

Baca: Tuntut Pemerintah Selesaikan Soal Karhutla, Puluhan Mahasiswa Unjukrasa di DPRD Provinsi Jambi

Baca: Siap-siap CPNS 2019 Buka Oktober 2019, Belajar dari 4 Kesalahan yang Kerap Dilakukan CPNS

Baca: BJ Habibie Soal Kematian, Tak Takut Ajal Menjemput, di Kavling 120, Di Sana Tempat Saya Nanti

"Semakin siang semakin pekat kabut ni, mungkin karno angin jugo dak ado jangankan angin sinar matahari nian dak nampak," ujarnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Tanjab Timur menyebut sepanjang kemarau terjadi juga diiringi peningkatan tren ISPA. Dilihat dari jumlah kunjungan pasien di puskesmas puskesmas.

"Dimana kunjungan yang paling signifikan ada di Kecamatan Dendang dan Berbak," sebut Hendri, Sekretaris Dinkes Tanjab Timur.

Baca: Bacaan Surat Yasin dan Tahlil Lengkap! Huruf Arab, Latin Beserta Artinya, Dibaca Untuk Yasinan

Baca: Siswa SMA yang Bunuh Begal Karena Mau Perkosa Pacar Jadi Tersangka, Begini Nasib Remaja Itu Kini!

Baca: Detik-detik sebelum Soekarno Meninggal Dunia yang Tak Diketahui Orang, Bisik Pesan ke Hatta

Baca: Kemudahan Saat Penggali Makam Liang Lahat Untuk BJ Habibie, Ini yang Terjadi

Bahkan berdasarkan data ISPU dari rentan waktu subuh antara pukul 04.00 hingga pukul 07.00 atau sampai saat ini masuk dalam kategori berbahaya.

Jumlah kunjungan penderita ISPA berdasarpada minggu pertama pada bulan September ini sudah 453 kasus. Paling besar tetap berada di Kecamatan Dendang dan Berbak.

"Di Dendang hingga minggu pertama ini sudah 98 kasus, berbanding dengan puskes lainnya yang hanya 20 an kunjungan," jelasnya

Dengan kondisi udara yang ada saat ini sangat tidak bagus atau berbahaya bagi penderita sensitif terutama untuk asma, tipes, dan juga TBC.

Antisipasi kemarau panjang dan kabut asap seperti ini, Dinkes menyebarkan masker ditambah, koordinasi dengan opd terkait, memantau ISPU. Setelah itu baru akan ada rekomen yang bisa diambil.

"Jika kemungkinan buruk terjadi jika kemarau panjang terus terjadi langkah yang diambil bisa dengan cara merumahkan masyarakat (mengurangi aktivitas publik) di luar rumah termasuk di pasar dengan diganti pasar terbatas. Itu alternatif akhir jika kemarau terus berkelanjutan," pungkasnya.

Kondisi Udara di Kabupaten Tanjab Timur, Kamis Pagi Ini Semakin Memburuk (Abdullah Usman/Tribunjambi.com)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved