Tak Hanya Uji Keberanian, Ini Manfaat Baca Cerita Horor!
Bukan hanya dapat merasakan sensasi yang membuat bulu kuduk berdiri, ternyata membaca cerita horor memiliki dampak positifnya loh
Tak Hanya Uji Keberanian, Ini Manfaat Baca Cerita Horor!
TRIBUNJAMBI.COM - Cerita horor KKN di Desa Penari yang sempat viral di internet, membuat semua yang membacanya hanyut dalam ketegangan.
Meski cerita tersebut membuat kita merinding, namun keseruan membaca cerita horor kini menjadi salah satu hiburan yang menarik perhatian.
Bukan hanya dapat merasakan sensasi yang membuat bulu kuduk berdiri, ternyata membaca cerita horor memiliki dampak positifnya loh
Dilansir dari Kompas.com, beberapa pakar bahkan menjelaskan bahwa kebiasaan membaca cerita horor sangat wajar dan memiliki manfaat tertentu.
Baca: Bebby Fey Beber Skandal Chat Mesum, Atta Halilintar Sebut Soal Negara Hukum, Nyindir?
Baca: VIDEO: 5 Tanda Hubungan Asmara yang Buruk, dari Posesif hingga Mendominasi, Kamu & Pasangan Termasuk
Baca: 2 Kali Bercerai, Ini Jawaban Scarlett Johansson Saat Ditanya Menikah dengan Tunangannya, Colin Jost
Mathias Clasen dari School of Communication and Culture, Aarhus University, Denmark yang juga penulis buku Why Horror Seduces dalam artikel ScienceNordic, 7 Januari 2018, menulis bahwa kesukaan kita terhadap cerita horor berasal dari sifat alamiah manusia.
"Hasil penelitianku menunjukkan bahwa manusia telah berevolusi untuk menemukan kesenangan dalam situasi yang memperbolehkan kita untuk mengalami emosi negatif dalam konteks yang aman," ujarnya.
Dia pun memberi contoh permainan petak umpet.
Menurut Clasen, petak umpet sebenarnya adalah simulasi interaksi predator dan mangsa yang mengajari anak-anak cara agar tidak menjadi mangsa dalam situasi yang sebetulnya aman.
Baca: Penampakan CCTV Novy Chardon Wanita Cantik Asal Surabaya yang Hilang di Australia, Misterius
Baca: VIDEO : 10 Cara Turunkan Berat Badan tanpa Olahraga: Sauna hingga Konsumsi Kacang-kacangan Tiap Hari
Dia pun memberi contoh permainan petak umpet. Menurut Clasen, petak umpet sebenarnya adalah simulasi interaksi predator dan mangsa yang mengajari anak-anak cara agar tidak menjadi mangsa dalam situasi yang sebetulnya aman.
"Mereka (anak-anak) menganggapnya (petak umpet) menyenangkan, dan rasa senang adalah cara evolusi untuk memotivasi kita terhadap perilaku adaptif," ujarnya.
Cerita horor pun demikian. Dengan membaca cerita horor, seperti KKN di Desa Penari, kita belajar untuk bermain dengan emosi negatif yang timbul dari mekanisme perlindungan diri terhadap rasa takut, dan mengembangkan strategi untuk mengatasinya.
"Sistem tersebut muncul dari evolusi untuk melindungi kita dari bahaya," ujarnya.
Senada dengan Clasen, Dr. Margee Kerr yang merupakan seorang staf sosiologis di rumah hantu ScareHouse dan pengajar di Robert Morris University dan Chatham University, berkata bahwa untuk benar-benar menikmati situasi yang menakutkan, kita harus benar-benar tahu bahwa mereka berada dalam lingkungan yang aman.
Senada dengan Clasen, Dr. Margee Kerr yang merupakan seorang staf sosiologis di rumah hantu ScareHouse dan pengajar di Robert Morris University dan Chatham University, berkata bahwa untuk benar-benar menikmati situasi yang menakutkan, kita harus benar-benar tahu bahwa mereka berada dalam lingkungan yang aman.
Baca: 8 Hari Belum Ditemukan, Petugas Syahbandar Hilang Misterius di Hutan Air Hitam Laut
Baca: Setelah 19 Tahun Perubahan Tubuh Maria Ozawa Mulai Terlihat, 33 Tahun Tak Lagi di Film Panas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kkn-seram.jpg)