Berita Tanjab Barat

Kabut Asap di Perairan Tanjab Barat Makin Pekat, Jarak Pandang Terbatas

Kabut Asap di Perairan Tanjab Barat Makin Pekat, Jarak Pandang Terbatas

Kabut Asap di Perairan Tanjab Barat Makin Pekat, Jarak Pandang Terbatas
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Kabut Asap di Perairan Tanjab Barat Makin Pekat, Jarak Pandang Terbatas 

Kabut Asap di Perairan Tanjab Barat Makin Pekat, Jarak Pandang Terbatas

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Warga Kuala Tungkal keluhkan langit Kuala Tungkal hari ini diselimuti kabut asap tebal dan menyengat, Rabu (4/9/2019).

Bencana kabud asap kembali menghiasi langit Kuala Tungkal dan menyebabkan kondisi udara menyengat.

Pantauan Tribunjambi.com, kabut asap cukup pekat dan menyebabkan jarak pandang terbatas. Seperti terpantau di Sungai Pengabuan, di atas WFC Kuala Tungkal, kabut asap tampak begitu tebal. 

Hal tersebut dikeluhkan warga Kuala Tungkal, Gatot. Menurutnya, kondisi kabut asap saat ini cukup memprihatinkan. Sebab kondisi tersebut semakin parah bila dibandingkan dengan hari sebelumnya. 

Seorang pengendara di Kota Kuala Tungkal, memakai masker saat berkendara
Seorang pengendara di Kota Kuala Tungkal, memakai masker saat berkendara, karena kabut asap (Tribunjambi/Darwin Sijabat)

"Kabut asapnya tebal nian, mato pun lah perih rasonyo. Bisa bisa bahaya sama kesehatan kalau gini," kesalnya.

Dia berharap agar pemerintah ataupun aparat yang berwenang agar segera turun tangan, agar permasalahan Karhutla ini segera teratasi. 

Menurutnya apabila hal tersebut akan dapat berdampak pada perekonomian masyarakat dan pendidikan anak. 

Sementara itu Lukmanurohim, tokoh pemuda Tanjab Barat mengharapkan kebijakan pemerintah untuk mengambil langkah penyelesaian masalah. 

Baca: Jembatan Muarasabak Hilang Gara-gara Kabut Asap di Tanjab Timur, Ini Fotonya

Baca: Kondisi Muarojambi Pagi Ini, Kabut Asap Karhutla Lebih Menyengat Hidung

Baca: Mencegah Karhutla, Tak Cukup dengan Petugas, Butuh Kesadaran Masyarakat untuk Tidak Membakar Lahan

Baca: Begini Cara Zainal Arifin, Driver Ojol di Jambi, yang Bagi Waktunya Berjualan Martabak Manis & Telur

"Jangan sampai kasus tahun 2015 lalu terulang, banyak dampaknya hingga kerugian negara sampai triliunan rupiah," katanya.

Dia mengatakan, saat ini tidak saatnya lagi untuk berleha leha, dan harus diusut tuntas siapa dalang dibalik Karhutla ini, jika memang itu ulah manusia.

Kabut Asap di Perairan Tanjab Barat Makin Pekat, Jarak Pandang Terbatas (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)
 

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved