Pembunuh Bayaran

Ternyata Aulia Sempat Berhubungan Intim dengan Pupung, Sebelum Dieksekusi 4 Pembunuh Bayaran

TRIBUNJAMBI.COM - Terungkap fakta terbaru bahwa sebelum membunuh sang suami Edi Chandra Purnama alias

Editor: ridwan
Facebook Aulia Kesuma
Aulia Kesuma Ajak Anak Kandung Habisi Nyawa Ayah Tiri dan Saudara Tirinya 

Alasan Pelaku

Kasus pembunuhan ayah dan anak yang dibakar di Sukabumi ini terus didalami.
M Adi Pradana (23), korban pembunuhan ibu tirinya Aulia Kesuma (35), pernah bikin vlog di Youtube

Baca: Begini Perubahan Klasemen Liga 1 2019 Usai Persebaya Surabaya Taklukan Bhayangkara FC 2 0

M Adi Pradana (23), korban pembunuhan ibu tirinya Aulia Kesuma (35), pernah bikin vlog di Youtube (Tangkapan layar Youtube Millenial Nusantara dan Instagram @prvdana_)

Selain telah menangkap otak pelaku AK dan anaknya KV, polisi juga menangkap dua eksekutor AG dan SG.

Kini polisi masih memburu dua eksekutor lainnya.

Seperti diketahui, pembunuhan ini telah direncanakan tersangka AK dan keempat eksekutor pada tanggal 22 Agustus 2019.

Baca: WIKIJAMBI - Sop Djanda di Muarojambi Suguhkan Perpaduan Bumbu Jawa dan Sunda

Eksekusinya dilakukan pada tanggal 23 Agustus 2019.

Dua korban, Edi Candra Purnama dan Mohamad Adi Pradana alias Dana dilumpuhkan dan dieksekusi di kediamannya di Lebak Bulus Jakarta.

Jasad kedua korban bahkan sempat akan dibakar bersamaan rumahnya, namun rencana tersebut gagal dilakukan.

Akhirnya, tersangka AK dan KV membuangnya sekaligus membakar kedua jasad korban di Cidahu, Sukabumi.

Baca: Blak-Blakan Sandiaga Soal Isu Ditampar Prabowo Sesaat Sebelum Pidato Kemenangan Pilpres

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi menjelaskan mengapa tersangka membuang jasad korban di Sukabumi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku berencana membuangnya ke tempat sepi yang jauh dari lokasi pembunuhan.

Namun, bagaimana pelaku memilih lokasi tersebut?

Menurut Nasriadi, pelaku pernah melewati lokasi itu saat mengantarkan anak tirinya, Dana, ke sebuah pesantren di Sukabumi.

Baca: Seorang Istri Gugat Cerai Suami Karena Terlalu Sibuk Belajar Tes CPNS, Diajak Begituan Pun Tak Mau!

"Karena dia terpikir dulu pernah mengantar (korban) Dana ke salah satu pesantren di Parung Kuda, dia terpikir untuk membuangnya di daerah Sukabumi Kabupaten," kata Nasriadi usai rilis di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019) dikutip Kompas.com.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved