KKN di Desa Penari
VIRAL KISAH HOROR KKN DI DESA PENARI! Ini Jawaban Psikolog Soal Cerita Horor yang Booming
Ternyata ada penyebab mengapa kisah horor seperti "KKN di Desa Penari" yang kini tengah viral di twitter, bisa menghebohkan warganet
TRIBUNJAMBI.COM - Ternyata ada penyebab mengapa kisah horor seperti "KKN di Desa Penari" yang kini tengah viral di twitter, bisa menghebohkan warganet
Seperti diketahui, teka-teki di balik cerita horor KKN di Desa Penari yang tengah viral di media sosial itu jadi perbincangan hangat netizen
Terlepas dari benar tidaknya kisah KKN di Desa Penari yang viral itu, ternyata ada fakta lain di baliknya
Dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'Viral Cerita KKN di Desa Penari, Kenapa Kita Suka Cerita Horor?', Kompas.com (grup SURYA.co.id) mencoba menganalisa mengenai, mengapa cerita horor semacam itu bisa diminati oleh banyak masyarakat.
Kompas.com menghubungi Hening Widyastuti seorang psikolog asal Solo, Selasa (26/8/2019)
Menurut Hening, hal tersebut karena adanya rasa sensasional yang didapatkan oleh seseorang ketika menonton film horor.
Hening juga menilai, para penggemar cerita horor, biasanya adalah orang-orang yang menyukai sensasi tantangan dan memiliki jiwa yang tidak monoton.
Saat membaca atau menonton cerita horor, Hening mengatakan hal itu bisa membuat emosi seseorang dan rasa takutnya menjadi satu.
"Rasa sensasional yang paling dicari saat film horor ditayangkan, rasa deg-degan bercampur takut yang luar biasa serta keingintahuan yang besar akan apa yang akan terjadi di cerita berikutnya," tuturnya.
Ia juga mengatakan, cerita horor bisa menjadi salah satu cara bagi seseorang mengatasi stres yang dialaminya.
Ia menyebut, cerita horor bisa menjadi salah satu penetralisir keruwetan masalah kehidupan nyata yang dialami penonton atau pembaca.
Baca: Terpilih jadi Ketua DPRD Sementara, Ini Komentar Herman Efendi
Baca: Hoaks Soal Papua Dikendalikan dari Luar Negeri, Ini Penjelasan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara
Baca: Gara-gara Pamer Mandi Uang di Instagram, Pria Ini Dijebloskan ke Penjara Ternyata Ini Kesalahannya!
"Biasanya dengan melihat film horor rasa jenuh stres yang dia miliki di alam nyata akan berkurang. Paling tidak mengurangi pikiran yang ruwet. Sehingga dia kembali fresh dengan adanya cerita horor yang menimbulkan deg-degan luar biasa," ujarnya.
Selain itu, Hening juga menilai saat membiarkan diri sendiri untuk "me time" dalam membaca ataupun menoton cerita horor juga bisa menjadi cara seseorang mengurangi stres yang dialaminya.
Namun, dengan catatan dalam menikmati cerita horor, seseorang harus dalam batasan wajar.
"Apapun yang dilakukan dalam batas kewajaran semuanya baik baik saja," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bukan-6-melainkan-14-mahasiswa-fakta-baru-di-kisah-viral-kkn-di-desa-penari-lokasi-diperdebatkan.jpg)