Berita Muarojambi

Warga Ancam Blokir Jalan Akses PT BBS, Jika Pemerintah tak Sanggup Selesaikan Konflik Lahan

Warga Ancam Blokir Jalan Akses PT BBS, Jika Pemerintah tak Sanggup Selesaikan Konflik Lahan

Warga Ancam Blokir Jalan Akses PT BBS, Jika Pemerintah tak Sanggup Selesaikan Konflik Lahan
Tribunjambi/Samsul Bahri
Warga Desak Bupati Muarojambi, Berikan Rekomendasi Ketidaksanggupan Penyelesaian Konflik Lahan 

Warga Ancam Blokir Jalan Akses PT BBS, Jika Pemerintah tak Sanggup Selesaikan Konflik Lahan

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Warga tiga desa satu kelurahan mengancam akan melakukan aksi pemblokiran terhadap akses jalan keluar masuk PT BBS, di Kabupaten Muarojambi.

Aksi ini akan di lakukan jika pemerintah daerah Kabupaten Muarojambi sampai dengan 30 Agsutus 2019 ini tidak menyelesaikan permasalahan konflik lahan antara perusahaan dengan warga.

Antoni, koordinator perwakilan masyarakat tiga desa satu kelurahan di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muarojambi, mengatakan, konflik antara masyarakat dengan PT BBS tersebut terjadi cukup lama dan sampai saat ini belum terselesaikan.

Baca: Warga Desak Bupati Muarojambi, Berikan Rekomendasi Ketidaksanggupan Penyelesaian Konflik Lahan

Baca: Jadwal Pertemuan dengan Gubernur Fachrori Tak Ada Kejelasan, Partai Koalisi Segera Ambil Keputusan

Baca: Ganasnya Netizen Indonesia, Sebut Indonesia Negara Miskin, Shamsubahrin Minta Maaf Usai Alami Ini

"Kalau memang bupati tidak memberikan surat rekomendasi ketidaksanggupan pemda menyelesaikan konflik ini, opsi kedua dalam surat itu kami akan menyelesaikan dengan cara kami," tegasnya, saat di konfirmasi Tribunjambi.com, Rabu (28/8/2019).

Ia menyebutkan bahwa masyarakat telah melakukan apa-apa yang telah disepakat.

Seperti halnya dalam rapat terakhir untuk menyiapkan bahan-bahan administrasi termasuk bukti kepemilikan lahan yang akan di verifikasi.

Baca: Razia Mulai Hari Ini Hingga 11 September, Kena Tilang Boleh Milih Slip Merah atau Biru, Ini Bedanya

Baca: Mengapa Bima dan Ayu Meninggal Misterius? Keganjilan di Cerita Horor KKN di Desa Penari yang Viral

Baca: Beda Slip Merah dan Slip Biru Surat Tilang dan Besaran Bayarannya di Operasi Patuh 2019

"Semua sudah kita tempuh, sampai verifikasi data sudah cukup. Dari awal sesuai keputusan bupati. Kemudian juga ada pernyataan luas lahan di perusahaan. Segala sesuatunya sudah lengkap bahwa tapal batas sudah resmi, peta dari BPN juga sudah ada," bebernya.

Namun Ia masih mempertanyakan kenapa sampai dengan saat ini pemerintah Kabupaten Muarojambi, belum bisa memutuskan penyelesaian konflik lahan yang terjadi tersebut.

Bahkan karena hal itu, Antoni menyebutkan bahwa Bupati tidak ada keberanian dalam memutuskan hal itu.

"Kalau saya indikasi, bupati ini ngak punya keberanian untuk mengambil keputusan. Sehingga apa yang seharusnya dilakukan tidak di lakukan. Kita tidak tahu seperti apa bupati ini," ucapnya.

"Yang pasti kita beri waktu sampai tanggal 30 Agustus 2019 ini. Kalau memang opsi satu tidak dipenuhi, mungkin kita akan lakukan aksi. Mungkin blokir jalan keluar masuk mobil perusahaan, tapi nanti akan kita rapatkan lagi," pungkasnya.

Warga Ancam Blokir Jalan Akses PT BBS, Jika Pemerintah tak Sanggup Selesaikan Konflik Lahan (Samsul Bahri/Tribun Jambi)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved