Dua Pembunuh Bayaran Ditangkap! Segini Upah yang Diterima Untuk Eksekusi Suami dan Anak Tiri AK

Empat pembunuh bayaran eksekutor bapak dan anak (Edi Candra Purnama (54) dan Mohamad Adi Pradana (24)) yang jasadnya terpanggang di dalam mobil

Dua Pembunuh Bayaran Ditangkap! Segini Upah yang Diterima Untuk Eksekusi Suami dan Anak Tiri AK
(KOMPAS.COM/BUDIYANTO)
Proses olah tempat kejadian perkara temuan dia jenazah dalam mobil terbakar oleh anggota kepolisian di Cidahu, Sukabumi,Jawa Barat, Minggu (25/8/2019). 

Dua Pembunuh Bayaran Ditangkap! Segini Upah yang Diterima Untuk Eksekusi Suami dan Anak Tiri AK

TRIBUNJAMBI.COM - Perempuan berinisial AK (35) menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi suami dan anaknya.

Empat pembunuh bayaran disewa oleh AK untuk menghabisi suami dan anak tirinya.

Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, mengatakan AK menyewa empat pembunuh bayaran untuk membunuh suaminya, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54), dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23).

"Motifnya adalah tersangka AK menyewa empat eksekutor untuk membunuh suaminya Edi Candra dan anak tirinya Dana karena masalah rumah tangga dan utang piutang," ujar Nasriad saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (26/8/2019).

Empat pembunuh bayaran eksekutor bapak dan anak (Edi Candra Purnama (54) dan Mohamad Adi Pradana (24)) yang jasadnya terpanggang di dalam mobil di Sukabumi menerima bayaran mahal dari AK (35).

Baca: Siapa Sebenarnya Pelaku Pembunuh Bayaran Tarif Rp 500 Juta Disewa Istri Bakar Suami? Kabur Kesini

Baca: Istri Sewa 4 Pembunuh Bayaran Rp 500 Juta Untuk Bunuh Suami dan Anak Tiri, Jasad Dibakar Dalam Mobil

Baca: VIDEO: Mengerikan! Detik-detik Penemuan Boneka Dibungkus Kain seperti Pocong di Demak

AK adalah otak pembunuhan yang tak lain adalah istri Edi Candra Purnama alias Pupung sekaligus ibu tiri Mohamad Adi Pradana.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi mengungkapkan, untuk melakukan tugasnya menghabisi bapak dan anak ini, AK menjanjikan uang Rp 500 juta kepada para eksekutor.

Sebagai uang tanda jadi, AK baru membayar Rp 130 juta dan sisanya akan dilunasi jika keempat eksekutor itu berhasil membunuh dua korban.

"Baru disetorkan Rp 130 juta (kepada eksekutor)," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: bandot
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved