Sandiaga Uno: Kemiskinan Penyebab Kemarahan di Papua, Yunarto Wijaya: Menghina Orang Miskin

Menurut Sandiaga Uno, kesejahteraan ekonomi menjadi sumber masalah yang terjadi di Papua. Padahal menurut mantan cawapres ini, Papua begitu kaya

Sandiaga Uno: Kemiskinan Penyebab Kemarahan di Papua, Yunarto Wijaya: Menghina Orang Miskin
Twitter
Sandiaga Uno cerita usaha kuliah di Amerika ditanggapi Yunarto Wijaya 

Hal itu disampaikan oleh Yunarto Wijaya di akun Twitter-nya @yunartowijaya, Kamis (23/8/2019).

Yunarto Wijaya tampak mengomentari artikel berita online dengan judul "Sandiaga Uno: Kemiskinan Tinggi, Wajar Orang Papua Marah".

Yunarto Wijaya pun mengomentari artikel itu dan memprotes Sandiaga Uno.

"Jadi kalo orang kaya dikatain ****** gak akan marah?

Ini sih menghina org miskin namanya....," tulisnya.


Yunarto Wijaya mengomentari pernyataan Sandiaga Uno di media. (Twitter/@yunartowijaya)
Yunarto Wijaya mengomentari pernyataan Sandiaga Uno di media. (Twitter/@yunartowijaya) ()

Dilansir dari Tribunnews.com, Sandiaga Uno mengatakan proyek pembangunan infrastruktur yang digalakkan di Papua belum mampu menghadirkan permasalahan sebenarnya di sana yaitu masalah ekonomi.

Menurutnya kondisi terkini di Papua membuktikan proyek infrastruktur belum mampu menghadirkan kemerdekaan ekonomi bagi warga bumi Cendrawasih.

“Saudara kita di Papua dibanjiri infrastruktur dan banyak proyek investasi tapi belum mampu menyelesaikan persoalan hakiki yakni kemerdekaan ekonomi,” ungkap Sandiaga dalam agenda diskusi “Selamatkan Indonesia dari Kebangkrutan” yang digelar PAN di Gedung Joeang 45, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Oleh karena itu Sandiaga mengapresiasi perubahan pandangan pemerintah untuk fokus pada pembangunan infrastruktur menjadi pembangunan sumber daya manusia.

Baca: Mitos atau Fakta - Wajah Mirip Berarti Jodoh , Ini Hasil Penelitian Ilmiahnya!

Baca: Liga Italia 2019-2020 - Starting 20 Klub Peserta Jadwal Pekan Pertama Parma Vs Juventus Laga Pembuka

Menurutnya pekerjaan rumah utama pemerintahan periode lima tahun mendatang adalah membangun Papua yang sebenarnya kondisi perekonomiannya semakin mengkhawatirkan.

Halaman
1234
Editor: suci
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved