Berita Tanjab Timur

Rencana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemdes Serahkan Regulasi Ke Pihak Desa

Rencana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemdes Serahkan Regulasi Ke Pihak Desa

Rencana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemdes Serahkan Regulasi Ke Pihak Desa
tribunnews.com
ilustrasi. Rencana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemdes Serahkan Regulasi Ke Pihak Desa 

Rencana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemdes Serahkan Regulasi Ke Pihak Desa

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Terkait rencana pemerintah menaikkan gaji perangkat desa pada tahun depan, setara dengan gaji PNS, Bagian Pemerintahan Desa Setda Tanjab Timur, merekomendasikan kepada pihak kecamatan dengan menggunakan dana alokasi dari tambahan dana desa.

Namun, terkait regulasi dan sistem rekrutmen yang dilakukan untuk menjadi perangkat desa, fakta di lapangan banyak ditemukan selama ini diduga kebanyakan kades merekrut orang dekat atau keluarga menjadi perangkat desa.

Baca: Tahun Depan Gaji Aparatur Desa Naik, Ini yang Dipersiapkan PMD Bungo

Baca: TNI Gadungan Kuras Harta Wanita Incaran, Begini Ekspresi Wajahnya Ketika Tertangkap TNI Sungguhan!

Baca: Sebentar Lagi, SIM Bisa Buat Belanja dan Beli Tiket, Intip Desain Keren Smart SIM Fungsi E-Money

Menanggapi hal tersebut, Kabag Pemerintahan Desa/Kelurahan Setda Tanjab Timur, Abdul Rojak melalui Kasubag Penataan Desa/Kelurahan Samsi Musrial mengatakan, rekrutmen perangkat desa tersebut dilaksanakan oleh pemerintah desa setempat tidak lagi di pemda.

"Rekomennya kecamatan, karena semua bisa mendaftar sesuai aturannya. Masyarakat memiliki hak dipilih dan memilih. Meskipun hasilnya pihak desa setempat yang menentukan," sebutnya.

"Kalau sekira merasa mampu dan sesuai silahkan mendaftar," tambah Abdul Rojak.

Menurutnya, terkait kriteria seperti apa untuk menjadi aparatur desa, memang memiliki aturan dan persyaratan tersendiri, terutama terkait tingkatan pendidikan.

"Untuk kriteria perangkat desa mulai sekdes, kaur, kasi dan kadus, kecuali RTM mereka bisa mendaftar. Namun, dengan catatan harus memiliki standar pendidikan minimal SMA dan terbuka bagi siapa saja tanpa harus dari warga desa setempat," ujarnya.

Baca: Mantan Glen Fredly Buka Suara Soal Status Norak saat Nikahan Glenn dan Mutia Ayu, Ini Kata Vanessa

Baca: KEAJAIBAN Lahir Prematur Bayi Sebesar Ponsel Mampu Bertahan Hidup, Begini Sosoknya Saat Dewasa!

Baca: Wanita Cantik Ini Harusnya Dinikahi Calon Suaminya, Namun DItemukan Tewas Tergantung di Kusen Pintu

Bagi perangkat desa yang telah lama menjabat sebagai perangkat desa kata Abdul Rojak, jenjang pendidikannya di bawah lulusan SMA.

Sebelum Undang-undang Permendagri 67 tahun 2017 berlaku, pasal 21 ayat 1 dan 2, maka perangkat desa tersebut tetap bisa lanjut atau diangkat kembali menjadi perangkat desa. Dengan catatan usia tidak boleh lebih dari 60 tahun.

Rencana Kenaikan Gaji Perangkat Desa, Pemdes Serahkan Regulasi Ke Pihak Desa (Abdullah Usman/Tribun Jambi)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved