Prada DP Menangis Dituntut Penjara Seumur Hidup, Ibu Vera Oktaria Tak Terima 'Pokoknya Hukuman Mati'

Prada DP terdakwa pelaku pembunuhan dan mutilasi terhadap Vera Oktaria dituntut hukuman penjara seumur hidup

Editor: bandot
MA FAJRI
Terkuak Sudah Siapa Imam Penyuruh Prada DP Untuk Membakar Mayat Vera Oktaria, Ini Alasan Membakar 

Dia menuturkan kisah hubungannya dengan Sherli yang disebutnya sebagai teman dekat.

 

Baca: Viral di Tegal, Dukun Usia 86 Tahun Nikahi Gadis 27 Tahun, Sempat Dinasehati Calon Anak Tiri

Baca: Barbie Kumalasari Ngaku Sering Bawa Maknan untuk Kriss Hatta, Ibu Kriss Malah Bilang Sebaliknya

Baca: Luna Maya Dekat Faisal Nasimuddin, Ariel NOAH Pamer Keakraban dengan Sheila Majid, Penyanyi Malaysia

"Selama saya kabur dari pendidikan, waktu itu Sherli datang ke kosan. Di situ kami berhubungan badan. Selama empat kali Sherli datang, empat kali juga kami berhubungan badan," ucap Prada DP.

Dikatakan Prada DP, saling kenal sejak awal SMA, selama ini Sherli yang menaruh hati padanya.

Sementara dia menganggap Sherli hanya sebatas teman dekat, sehingga lebih memilih Vera sebagai kekasih.

"Sherli yang suka sama saya. Sedangkan saya tidak suka sama dia," ujarnya.

Saat ditanya mengenai perasaannya saat ini, Prada DP mengaku sangat menyesali perbuatannya yang telah membunuh Vera.

Dalam doanya, dia juga mengaku selalu mendoakan almarhumah Vera.

"Saya juga sangat ingin minta maaf pada keluarga Vera. Walaupun tidak dimaafkan, sampai kapan pun saya akan menganggap mereka sebagai keluarga saya sendiri," ujar Prada DP sembari menangis tersedu-sedu.

Sementara itu, saat ditemui di depan gedung pengadilan, Suhartini yang merupakan ibu kandung Vera mengatakan Prada DP banyak berkata bohong dalam memberikan keterangannya.

Suhartini seakan terlihat begitu kesal saat ditanya bagaimana tanggapannya terkait pernyataan-pernyataan yang disampaikan Prada DP.

"Dia itu banyak bohong. Contohnya waktu bilang sering keluar malam sama Vera. Anak saya itu tidak pernah keluar malam. Dia itu lebih banyak di rumah, banyak bohongnya Deri itu," kata Suhartini yang terlihat begitu kesal.

"Dia juga bilang saya tidak marah kalau Vera keluar malam. Itukan tidak mungkin, pasti akan saya tegur kalau keluar malam. Tapikenyataannya anak saya tidak pernah keluar malam," ujarnya.

 

Saat disinggung mengenai permintaan maaf Prada DP, Suhartini mengaku benar-benar sudah menutup rapat pintu hatinyauntuk hal itu.

Dia menginginkan agar Pembunuh anaknya tersebut dapat mendapatkan hukuman mati.

"Ya, hukuman mati. Anak saya juga sudah tidak bisa kembali lagi. Untuk apa berdamai, saya ingin keadilan," tegasnya.

Prada DP yang menangis tersedu-sedu saat menjalani sidang di pengadilan militer I-04 Jakabaring Palembang, Kamis (15/8/2019)

Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved