Info Terkini Pemprov Jambi

Hadiri Salat Salat Istisqa di Lapangan Kantor Gubernur Jambi Kamis (22/8) Pukul 15.00 WIB

Pemerintah Provinsi Jambi akan menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan pada Kamis (22/8/2019) sore.

Hadiri Salat Salat Istisqa di Lapangan Kantor Gubernur Jambi Kamis (22/8) Pukul 15.00 WIB
Istimewa
Pemerintah Provinsi Jambi akan menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan pada Kamis (22/8/2019) sore. Salat Istisqa akan digelar pukul 15.00 WIB, diawali Salat Ashar berjamaah, di lapangan kantor Gubernur Jambi. 

Hadiri Salat Salat Istisqa di Lapangan Kantor Gubernur Jambi Kamis (22/8) Pukul 15.00 WIB

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi akan menggelar Salat Istisqa atau salat minta hujan pada Kamis (22/8/2019) sore.

Salat Istisqa akan digelar pukul 15.00 WIB, diawali Salat Ashar berjamaah, di lapangan kantor Gubernur Jambi.

Masyarakat bisa hadir di sana.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan Gubernur Fachrori Umar mengajak dan mengundang seluruh masyarakat di Provinsi Jambi untuk ikut melaksanakan Salat Istisqa atau salat minta hujan.

"Salat Istisqa akan dilaksanakan di lapangan depan kantor Gubernur Jambi dengan khatib Dr M Hasbi Asshiddiqie dan Imam Fathullah Al Hafidz," ujar Johansyah.

Baca Juga

 Siapa Sebenarnya Sherly Annavita? Perempuan Ini Berani Sindir Presiden Jokowi di ILC TVOne

 BREAKING NEWS Ratusan Orang Bersama Pemkab Tanjab Timur Lakukan Salat Istisqa Pagi Ini

 Emak-emak Nekat, Bantu Masak di Hajatan Pernikahan, Gasak Uang Tunai dan Perhiasan Tuan Rumah

 Ashanty Buatkan Lagu untuk Aurel Hermansyah, Tapi Dianggap Netizen Tak Sopan, Ini Judul Lagunya

 Apa Penyebab Agnez Mo Belum Menikah? Daftar Cowok Dekat dan Keluarganya yang Misterius

Salat Istisqa, lanjut Johansyah, merupakan satu di antara upaya pemerintah bersama masyarakat untuk memohon kepada Allah SWT agar memberikan hujan, terlebih di musim kemarau yang terjadi saat ini.

Diketahui, dampak kemarau panjang yang terjadi telah membuat beberapa kawasan hutan dan areal perkebunan masyarakat terbakar sehingga menimbulkan kabut asap.

"Selain itu, akibat kemarau pula, warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih dan tanaman banyak yang kekeringan," tutur Johansyah.

Dia menjelaskan, Gubernur Jambi Fachrori Umar juga mengajak masyarakat untuk berhenti melakukan pembakaran terhadap hutan dan lahan terutama di saat musim kemarau.

"Untuk itu, Gubernur Fachrori Umar sangat mendukung Satgas Pengendalian Karhutla untuk penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, serta mendukung upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan," tandasnya. (Zulkifli / Tribunjambi.com)

Penulis: Zulkifli
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved