YLKI Jambi Minta Pertamina Usut Kasus BBM Tidak Sesuai Standar
SPBU Tanjung Pura Kecamatan Mersam menolak BBM Jenis Solar yang dipasok melalui mobil tangki PT Pertamina karena tidak sesuai standar.
Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
YLKI Jambi Minta Pertamina Usut Kasus BBM Tidak Sesuai Standar
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - SPBU Tanjung Pura Kecamatan Mersam menolak BBM Jenis Solar yang dipasok melalui mobil tangki PT Pertamina karena tidak sesuai standar.
Terkait kasus ini, Yayasan Layanan Konsumen Indonesi (YLKI) Jambi sangat menyayangkan hal tersebut.
Ketua YLKI Jambi Ibnu Kholdun saat dikonfirmasi Tribunjambi.com, menyebut pihak YLKI menunggu laporan resmi dari masyarakat yang seandainya sudah ada yang merasa dirugikan.
"Kita akan gugat ini melalui jalur hukum, untuk mengganti kerugian masyarakat," sebut Ibnu Kholdun.
Yang jelas, sambung Ibnu Khodun, dengan adanya info ini, Pertamina selaku pihak yang bertanggung jawab harus cepat tanggap.
Selain itu dikatakan Ibnu Kholdun, harus ada tindakan prefentif, dari pihak pemerintah dalam hal ini Disperindag dan Badan Meterologi selaku pihak yang bertanggung jawab mengawasi.
Baca: Wali Kota Jambi Keluarkan Maklumat Antisipasi Dampak Kabut Asap
Baca: Tak Kunjung Hujan, Pemkab Tanjab Barat Rencanakan Gelar Salat Istisqa
Baca: Kemarau Panjang dan Karhutla, Dinas Kesehatan Sarolangun Imbau Waspadai Datangnya Penyakit
Baca: Pemkab Muarojambi Segera Koordinasikan Perbaikan Jalan di Simpang Sungai Duren
Baca: Samsiran Sebut Penderita ISPA di Jambi Tak Naik Signifikan
"Nah fungsi ini berjalan apa tidak. Kalau ada ditemukan hal seperti ini, artinya fungsi pengawasannya tidak berjalan, mereka tutup mata. Dengan tutup matanya mereka, masyarakat yang dirugikan. Kasus ini harus digali akar pemasalahanya dimana," ujarnya.
"Kami meminta pihak Pertamina maupun badan meterologi segera turun mengusut permasalahan ini," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/04082015_ylki_surat-kuasa_20150804_215257.jpg)