Tim Forensik Puslabfor Palembang Pastikan Ledakan di Kuala Tungkal Akibat Gas LPG

Tim pusat laboratorium forensik cabang Palembang lakukan identifikasi kurang lebih tiga jam di lokasi ledakan di jalan Sultan Thaha, Kuala Tungkal.

Tim Forensik Puslabfor Palembang Pastikan Ledakan di Kuala Tungkal Akibat Gas LPG
Tribunjambi/Darwin
Ledakan di Kuala Tungkal akibatkan rumah warga rusak parah. 

Tim Forensik Puslabfor Palembang Pastikan Ledakan di Kuala Tungkal Akibat Gas LPG

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL -Tim pusat laboratorium forensik cabang Palembang lakukan identifikasi kurang lebih tiga jam di lokasi ledakan di jalan Sultan Thaha Rt 08, Kelurahan Tungkal IV Kot, Kuala Tungkal, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat.

Ledakan yang menghebohkan masyarakat Kuala Tungkal telah dilakukan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut oleh tim Forensik Puslabfor Palembang, Brimob Polda Jambi, Jibom Ditreskrimum Polda Jambi namun tidak ditemukan hal yang mencurigakan.

Setelah penyidikan dan penyelidikan itu Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP ADG Sinaga menyampaikan keterangan hasil olah TKP dari Puslabfor Palembang dan inafis Polda Jambi serta penyidik satreskrim Polres Tanjung Jabung Barat kepada Tribunjambi.com dan awak media lainnya.

Hasilnya, ledakan tersebut disebabkan oleh tabung gas LPG. "Rumah ini tertutup, kemudian ada kemungkinan kebocoran gas elpiji," katanya, Senin (19/8/2019).

Baca: 46 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Diajukan untuk Ikuti Jobfit

Baca: Update Terbaru Vina Garut, Istri Dijual Bikin Film Mesum, Mantan Suami Tak Tahu Video Diuangkan

Baca: Berkas Mantan Ajudan Bupati Kepri Sudah P21, Kejati Jambi Tunggu Roma Ardan

Baca: Dua Tersangka Pembakaran Surat Suara di Sungai Penuh Dilimpahkan ke Kejaksaan

Baca: Banyak Laporan Pungli di Sekolah Jambi, Ombudsman Siap Bongkar Praktik Koruptif Sekolah

Sinaga menerangkan bahwa pihaknya telah mendapatkan keterangan dari korban. Saat itu korban mendapatkan laporan dari istrinya adanya bau gas di lantai 1 bangunan bertingkat tersebut.

"Korban turun ke lantai satu, kemudian mencoba memperbaiki regulator gas, selangnya, menyalakan kipas angin, kemudian dinyalakan kompor, korban ingin tahu bahwa selang sudah tersambung atau belum, padahal situasinya gas penuh di ruangan," terangnya.

"Korban menghidupkan kompor padahal seluruh ruangan rumah tersebut terisi gas yang menyebar di ruangan" ujarnya.

Di tanya soal apa saja barang yang ditemukan oleh tim pusat laboratorium forensik, Kapolres membenarkan kalau ada barang yang dibawa di antaranya tabung gas dan kompor yang terbakar.

Barang bukti yang dibawa oleh tim pusat laboratorium forensik Palembang akan ditindak lanjuti lebih dalam untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

Kapolres menyampaikan bahwa saat ini korban masih dalam perawatan intensif oleh pihak medis di salah satu rumah sakit di Kota Jambi.

Kapolres berharap kepada seluruh masyarakat agar selalu menjaga keamanan dapur serta tidak gegabah apabila mencium bau gas. Dia mengajak masyarakat untuk terus bersikap tenang dan terlebih dahulu membuka pintu dan ventilasi rumah untuk sirkulasi udara. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved