Kurangi Dampak Kabut Asap, Dinas Pendidikan Jambi Rencanakan Kurangi Jam Belajar

Setelah Pemkot Jambi meliburkan siswa PAUD, TK, dan SD kelas I,II,II dan IV. Kini giliran jam belajar para siswa SMA/SMK di Provinsi Jambi akan dikura

Kurangi Dampak Kabut Asap, Dinas Pendidikan Jambi Rencanakan Kurangi Jam Belajar
Tribunjambi/Zulkifli
Gubernur Jambi, Fachrori Umar membagikan masker pasa siswa SMKN 1 Kota Jambi. 

Kurangi Dampak Kabut Asap, Dinas Pendidikan Jambi Rencanakan Kurangi Jam Belajar

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dampak Karhutla di Provinsi Jambi semakin dirasakan. Setelah Pemkot Jambi meliburkan siswa PAUD, TK, dan SD kelas I,II,II dan IV. Kini giliran jam belajar para siswa SMA/SMK di Provinsi Jambi akan dikurangi.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Agus Heriyanto, saat mendampingi Gubernur Jambi membagikan masker kepada siswa di SMK N 1 Kota Jambi, Senin (19/8/2019).

Agus menyebut, pihaknya sudah memerintahkan stafnya untuk berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Provinsi Jambi mengenai kondisi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Provinsi Jambi saat ini.

"Kita sudah memerintahkan staf untuk koordinasi dengan DLHD, apakah ISPU nya sudah diatas ambang normal belum. atau berbahaya belum," katanya.

Baca: 40 Titik Panas Terpantau di Lima Kabupaten di Jambi, Wilayah Tanjab Timur Terbanyak

Baca: Bagikan 1.500 Masker, Begini Pesan Gubernur Jambi pada Pelajar Kurangi Dampak Karhutla

Baca: KPU Serahkan 55 Nama Calon DPRD Jambi Terpilih pada Gubernur Jambi

Baca: Reshuffle Kabinet, Bupati Kerinci Lantik Puluhan Pejabat Eselon III dan IV

Sambung Agus, hasilnya akan diketahui siang ini. Jika memang ISPU sudah dinilai berbahaya maka, jam belajar siswa SMA/SMK akan dipersingkat atau dikurangi. "Karena siswa SMA/SMK tidak bisa diliburkan," pungkasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved