12 Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Sidang Perdana Didakwa Ujaran Kebencian hingga Kekerasan pada Aparat

Ahmad Abdul Syukur (24) didakwa menyebar kebencian atau permusuhan karena telah mengirim pesan yang berbau sentimen suku, agama, ras,

12 Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Sidang Perdana Didakwa Ujaran Kebencian hingga Kekerasan pada Aparat
KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA
Kondisi ruang sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). 

12 Terdakwa Kerusuhan 21-22 Mei Sidang Perdana, Didakwa Ujaran Kebencian hingga Kekerasan pada Aparat

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Ada 12 terdakwa kerusuhan 21-22 Mei yang menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Rabu (14/8/2019).

Sementara Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah terlebih dahulu menyidangkan 75 orang terdakwa pada Selasa (13/8/2019).

Pembacaan dakwaan menjadi agenda utama sidang ini.

Baca: Daftar 54 Karya Pramoedya Ananta Toer sejak 1947, Film Bumi Manusia Tayang Perdana Hari Ini

Baca: Wakil Presiden Jusuf Kalla Beri Kado Super Tak Biasa, Hadiahi Pernikahan Tania Nadira, Lihat Isinya

Baca: Peringatan Dini BMKG Kamis (15/8) - 13 Wilayah Waspada Angin Kencang, Gelombang Tinggi, Kebakaran

Mereka disidangkan di dalam ruangan Kusuma Admadja 3 lantai 1 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat secara bergantian, mulai dari pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Adapun 12 tersangka kasus kerusuhan 21-22 Mei yang akan menjalani sidang hari ini adalah Raga Eka, Fedrik Mardiansyah, Muhammad Yasir, Arafat, Nasrudin, Reza Gunawan, Ahmad Abdul Syukur, Ricky Putra, Muhammad Harry, Syahril, Anwar, Kholilullah, Kholil, dan Yusril.

Massa aksi terlibat bentrokan dengan aparat Kepolisian di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Massa aksi pendukung salah satu pasangan capres yang sebelumnya berunjuk rasa di depan Bawaslu, menyerang Asrama Brimob Petamburan dan membakar beberapa kendaraan.
Massa aksi terlibat bentrokan dengan aparat Kepolisian di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019). Massa aksi pendukung salah satu pasangan capres yang sebelumnya berunjuk rasa di depan Bawaslu, menyerang Asrama Brimob Petamburan dan membakar beberapa kendaraan. (TRIBUN/DANY PERMANA)

Berikut fakta yang dihimpun Kompas.com terkait dakwaan 12 orang perusuh 21-22 Mei:

1. Didakwa sebar ujaran kebencian

Dari 12 orang disidangkan, ada seorang terdakwa bernama Ahmad Abdul Syukur (24) didakwa menyebar kebencian atau permusuhan karena telah mengirim pesan yang berbau sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) ke akun grup WhatsApp-nya.

Ahmad Abdul Syukur diketahui adalah mahasiswa simpatisan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang ikut dalam aksi 21-22 Mei.

Halaman
123
Editor: suci
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved