Karena Kabut Asap, Lomba 17 Agustus di Kota Jambi Terancam Ditunda
Penulis: Rohmayana | Editor: Teguh Suprayitno
Karena Kabut Asap, Lomba 17 Agustus di Kota Jambi Terancam Ditunda
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Menanggapi kualitas udara yang semakin memburuk, Wakil Wali Kota Jambi menegaskan belum mengambil tindakan. Hal ini dikarenakan kualitas udara di Kota Jambi masih dalam kategori sedang.
Hal ini dikatakan Maulana, menurutnya warga diminta untuk mengurangi aktifitas di luar ruangan. Apalagi saat ini menekati 17 Agustus, katanya akan banyak agenda di luar ruangan.
“Tapi jika keadaan tidak memungkinkan maka kegiatan lomba-lomba 17 Agustus akan ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan,” katanya, Rabu (14/8).
Kebijakan ini diambil agar tidak membahayakan terutama anak-anak, balita, orang tua dan lansia. Selain itu pihaknya juga sudah menyiapkan stok masker, baik ini dinkes kota Jambi maupun PMI.
“Sekarang memang belum dibagikan karena kondisi udara masih status sedang. Kalau info dari DLH berdasarkan alat ISPU statusnya sudah bahaya, baru kita bagikan masker,” katanya.
Baca: Marak Masalah Dana Desa, Wabup Bungo Imbau Kepala OPD Tak Anti Wartawan
Baca: Ini 10 Penyakit Paling Banyak Serang Warga Bungo, 20 Ribu Orang Terserang ISPA
Baca: Jembatan Sungai Batang Merao Runtuh, Warga Lubang Kerinci Kaget Dengar Suara Keras Habis Magrib
Baca: Miris, Tak Hanya Tulang, Warga Tebo Temukan Ini di Dalam Perut Buaya Senyulong Berusia 30 Tahun
Baca: Diduga Gangguan Jiwa, Hamsah Tega Bacok Istrinya hingga Tewas, Kini Masih Berkeliaran Bawa Parang
Menurutnya jika memang warga memiliki masker, sebaiknya keluar ruangan menggunakan masker. Karena saat ini kabut asap di Kota Jambi setiap hari makin terasa, apalagi saat malam hari.
“Kalau pakai masker sekarang memang lebih baik,” sebutnya.
Terkait dengan libur sekolah, akibat kabut asap. Pemkot Jambi juga masih harus menunggu perkembangan ISPU.
“Kalau sudah bahaya, akan kita liburkan,” katanya.
Dirinya juga mengimbau tokoh agama, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar salat istisqa. Diperkirakan setelah 17 Agustus, akan meminta doa supaya diturunkan hujan.
“Kita lihat setelah 17 Agustus kalau belum turun hujan, kita sudah rapat dengan MUI untuk melaksanakan solat istisqa di lapangan Kantor Walikota Jambi,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/14082019_wako-maulana.jpg)