Seputar Kesehatan
Terlalu Banyak Makan Daging? Ini 8 Penyakit Berbahaya Siap Menyerang Tubuh Anda, Susah Disembuhkan!
Daging yang berasal dari hewan qurban dapat menjadikan sebagai berbagai macam masakan lezat. Namun, daging memiliki dampak jika dikonsumsi berlebihan
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan
Terlalu Banyak Makan Daging? Ini 8 Penyakit Berbahaya Siap Menyerang Tubuh Anda, Susah Disembuhkan!
TRIBUNJAMBI.COM - Daging memang menjadi salah satu makanan favorit masyakarat khususnya di Tanah Air.
Pada perayaan Idul Adha, daging menjadi primadona bagi kaum muslim.
Daging yang berasal dari hewan qurban dapat menjadikan sebagai berbagai macam masakan lezat.
Memang, konsumsi daging memiliki proteinnya cukup bagus untuk manusia.
Namun, daging memiliki dampak buruk jika dikonsumsi berlebihan.
Dilansir Reader's Digest, berikut 8 dampak buruk jika mengkonsumsi daging secara berlebihan:
1. Kulit dan Rambut Kusam
Terlalu banyak makan daging bisa berakibat kamu kekurangan vitamin C, jika konsumsinya tak dibarengi dengan asupan sayur dan buah-buahan.
Pasalnya jarang ditemukan vitamin C yang terkandung pada daging hewan.
Seperti dikutip dari Reader's Digest, orang cenderung mengabaikan nutrisi makanan lainnya ketika mereka makan banyak daging, dikarenakan perut yang sudah kenyang.
Alhasil sayur dan buah yang kaya akan vitamin C jadi kurang menarik untuk dikonsumsi.
Kekurangan vitamin C bisa membuat kulit kusam serta rambut mudah rontok.
Sebab vitamin C berperan penting dalam pembentukan kolagen, protein yang memberikan struktur pada kulit, rambut, kuku dan tulang.
"Kulit akan menjadi kasar dan tidak rata," kata pakar diet Jenna Braddock.
2. Lebih Mudah Sakit
Kekurangan vitamin C tidak hanya berdampak buruk pada kulit, tapi kesehatan secara keseluruhan.
Kalau kamu mendapati badan sering demam atau flu, mungkin sudah saatnya mengubah kebiasaan makan.
"Misalnya ketika kamu diet keto, mungkin kamu jadi tidak pernah makan buah, yang mana itu adalah sumber vitamin C," jelas Jenna.
Jika ingin makan banyak daging, sebaiknya seimbangkan dengan konsumsi sayur serta buah.
Jeruk, anggur, jambu, stroberi dan brokoli kaya akan vitamin C yang membantu menjaga daya tahan tubuh.