Investasi Selain Emas yang Potensial 'Safe Haven', Prediksi Harga Emas Setahun ke Depan

Selain emas, ada beberapa aset lainnya yang dianggap pasar sebagai safe haven atau aset imbal hasil dengan risiko rendah. Apa saja?

Investasi Selain Emas yang Potensial 'Safe Haven', Prediksi Harga Emas Setahun ke Depan
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Selain emas, ada beberapa aset lainnya yang dianggap pasar sebagai safe haven atau aset imbal hasil dengan risiko rendah. Apa saja?

TRIBUNJAMBI.COM - Sedang mencari bentuk investasi selain emas?

Baca artikel berikut ini, karena Anda bisa mengincar investasi lain yang tepat di tengah-tengah harga emas yang masih tinggi.

Tren kenaikan harga emas yang masih berlanjut membuat investasi di emas semakin menarik di tengah banyaknya sentimen yang beredar di pasar keuangan global.

Baca Juga

 Video Highlights Cuplikan Gol Manchester United vs Chelsea 4-0, James Kaget di Gol Terakhir

 Ramalan Zodiak Senin (12/8) - Percaya Diri Kuci Sukses Pisces, Scorpio Bingung, Sagitarius Mempesona

 Wajah-wajah Keluarga Felicia Tissue Pacar Kaesang Pangarep Muncul, Siapa Sebenarnya Mereka?

 Nasib Empat Pemuda yang Diduga Kencingi Bendera Merah Putih, Kapolres Inhul Langsung Turun Tangan

Namun, selain emas ada beberapa aset lainnya yang dianggap pasar sebagai safe haven atau aset imbal hasil dengan risiko rendah, yakni valuta asing seperti yen dan dollar AS, serta obligasi milik pemerintah.

Penasihat keuangan Finansia Consulting, Eko Endarto, mengatakan meskipun banyak pilihan safe haven di pasar keuangan, namun yang masih cukup menarik saat ini adalah emas.

Harapannya, hingga akhir tahun ada peluang bagi harga emas untuk tumbuh hingga 12 persen.

"Biasanya kalau kondisi tidak menentu, emas jadi pilihan nomor 1, kemudian ke produk-produk obligasi pemerintah dan ketiga baru ke perbankan seperti ke deposito atau tabungan untuk jaga cash," sebut Eko seperti dikutip dari Kontan.co.id, Senin (12/8/2019).

Dia mengatakan, untuk jangka panjang tren harga emas masih akan meningkat.

Halaman
1234
Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved