Asusila

TEGA - Istri Banting Tulang Cari Uang, Suami Paksa Putri Kandung Berhubungan Intim Sampai 6 Tahun!

Seorang ayah tega paksa anak kandung berhubungan intim sejak SMP hingga usia 18 tahun saat istri merantau cari uang

TEGA - Istri Banting Tulang Cari Uang, Suami Paksa Putri Kandung Berhubungan Intim Sampai 6 Tahun!
The Clinical Advisor
Ilustrasi pemerkosaan. Gadis asal Pontianak dirudapaksa di hotel selama lima hari 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang ayah tega paksa  anak kandung berhubungan intim sejak SMP hingga usia 18 tahun saat istri banting tulang, cari uang.

Kasus hubungan intim yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya terungkap di Desa Tabah, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Pelakunya Rion Gasong (47). Dia berhubungan intim dengan putrinya berinisial US sejak tahun 2013 hingga saat ini atau sudah sekitar 6 tahun.

Baca: Mengungkap Teror Kejadian Mistis yang Menyerang Ruben Onsu, Sampai Sarwendah Lakukan Ini!

Baca: GEMPA HARI INI - BMKG Sebut Telah Terjadi Gempa Bumi di Papua, Baca Kondisi terkini!

Baca: Usai Hubungan Intim Jangan Lupa Mandi, Simak Niat dan Tata Cara Mandi Wajib yang Benar dalam Islam!

Aksi bejat itu justru dilakukannya saat sang istri atau ibu kandung dari US sedang merantau mencari uang di Malaysia.

Lantaran tak tahan dengan perilaku sang ayah, US akhirnya melapor ke Polsek Walenrang pada Selasa (6/8/2019).

Kronologi dan Motif

Ayah cabuli anak kandung sejak SMP hingga usia 18 tahun saat istri merantau cari uang, ini kronologi dan motif.
Ayah cabuli anak kandung sejak SMP hingga usia 18 tahun saat istri merantau cari uang, ini kronologi dan motif. (Humas Polres Luwu)

Menerima laporan itu, Polisi langsung bergerak dan berhasil menangkap pelaku.

Saat diinterogasi, Rion mengakui semua perbuatannya.

"Katanya ia sakit hati karena ditinggalkan oleh ibu kandung korban merantau ke Malaysia," kata Kapolsek Walenrang, AKP Rafli, Kamis (8/8/2019).

Rion mengakui perbuatan bejat itu dilakukannya sejak anak kandungnya itu masih kelas 3 SMP.

Halaman
123
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved