Kajari Sarolangun Dimutasi, Ikhwan Nul Hakim Terkesan dengan Program Salat Subuh Berjamaah

Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun dimutasi. Posisi Ikhwan Nul Hakim kini dijabat oleh Munif, SH, MH.

Kajari Sarolangun Dimutasi, Ikhwan Nul Hakim Terkesan dengan Program Salat Subuh Berjamaah
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Acara serah terima jabatan saat Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun Ikhwan Nul Hakim dimutasi ke Aceh. 

Kajari Sarolangun Dimutasi, Ikhwan Nul Hakim Terkesan dengan Program Salat Subuh Berjamaah

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kepala Kejaksaan Negeri Sarolangun dimutasi. Posisi Ikhwan Nul Hakim kini dijabat oleh Munif, SH, MH.

Pergantian Kajari Sarolangun ini ditandai dengan pisah sambut di ruang pola Kantor Bupati Sarolangun, Rabu (07/08) malam.

Kajari Sarolangun yang lama, Ikhwan Nul Hakim mengatakan bahwa selama bertugas di Kabupaten Sarolangun banyak pesan dan kesan serta pengalaman yang tidak bisa dilupakan.

Katanya, selama kepemimpinannya adanya pembangunan sutet yang mangkrak selama 8 tahun bisa diselesaikan sehingga bisa terlaksana dengan baik. Begitu juga pelaksanaan salat Subuh berjamaah program keagamaan Pemkab Sarolangun menjadi salah satu pesan dan kesan yang tak terlupakan.

"Sarolangun ini sangat luar biasa bagi saya, karena mitra kerja yang sangat luar biasa, antara sesama muspida tidak ada konflik, baik dalam hubungan silaturahmi dan penyelesaian masalah-masalah yang berjalan dengan baik," katanya saat penyampaian pesan dan kesan yang didampingi istri tercinta Ariyanti.

Baca: Anggota Polresta Jambi Ditangkap Usai Transaksi Narkoba di Pulau Pandan, Begini Nasibnya Sekarang

Baca: Tantri Kotak Tiba-tiba Muncul Saat Lampu Gelap, Kerabat Kotak di Sarolangun Dibuat Heboh

Baca: Lahan di Desa Olak Jong Terbakar Akibat Puntung Rokok, Mobil Warga Hampir Tersambar Api

Baca: Hewan Kurban, Pemkot Jambi Temukan Sapi dan Kambing Cacat dan Penyakitan

Baca: Banyak Pengguna Narkoba, Pemkab Sarolangun Bangun Panti Rehabilitasi, Tampung 50 Pasien

"Alhamdulillah saya pindah menjadi kajari kelas satu, yang bertugas di Langsa, Aceh. Sarolangun sudah memberikan saya semuanya, tapi dalam kesempatan ini saya mohon maaf sebesar-besarnya sekiranya ada kesalahan atau kekhilafan selama bertugas," kata dia menambahkan.

Kajari Sarolangun yang baru Munif, dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam menjalankan tugas di Kabupaten Sarolangun merupakan amanah yang diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat Sarolangun.

Katanya, dirinya akan melanjutkan program Kajari Sarolangun yang lama, kemudian tentu dalam melaksanakan tugas butuh dukungan dari semua pihak.

"Tak kenal maka tak sayang, maka perkenankanlah kami dari Lamongan. Sebaik-baik manusia adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain. Jika kita dibutuhkan oleh masyarakat jangan mengenal lelah, sama dengan tugas yang kami emban, saya mohon doa restunya dan saya harap tidak ada rasa sungkan dan kita satu keluarga," katanya.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Cek Endra mengucapkan terima kasih atas pengabdian Ikhwan Nul Hakim selama 2,5 tahun menjabat Kajari Sarolangun. Menurutnya selama bertugas banyak memberikan jasa-jasa khususnya dalam membangun sinergitas dan membina tim TP4D Di Kabupaten Sarolangun.

"Tahun 2016 saya memberikan penghargaan kepada Bapak Kajari Ikhwan Nul Hakim, telah membantu Pemkab Sarolangun menyelesaikan masalah-masalah temuan BPK selain membantu sengketa yang ada di Sarolangun salah satunya sengketa sutet belum lama ini yang bisa terselesaikan dengan tangan dingin bapak," katanya.

Kemudian Bupati Sarolangun Cek Endra kepada Kajari Sarolangun yang baru untuk membina setiap OPD dalam melaksanakan tim TP4D Kabupaten Sarolangun untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

"Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut dalam hal melaksanakan program pembangunan di Kabupaten Sarolangun. Sarolangun memiliki 10 Kecamatan, yang memiliki sumber daya alam berupa potensi emas, potensi semen, potensi batubara, potensi perkebunan dan pertanian," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved