Asulila

MIRIS - Seorang Remaja 14 Tahun di Tulungagung Sehari Dipaksa Berhubungan Intim Dengan 10 pria

Setiap harinya remaja 14 tahun itu dipaksa berhubungan intim dengan sekurangnya 10 tamu setiap hari

MIRIS - Seorang Remaja 14 Tahun di Tulungagung Sehari Dipaksa  Berhubungan Intim Dengan 10 pria
Pixabay/sammisreachers  
ILUSTRASI Perdagangan manusia atau human trafficking  

TRIBUNJAMBI,COM - Seorang remaja 14 tahun berinisial NA  sudah tiga bulan menjadi korban perdagangan manusia di Cafe Talenta, Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Tulungagung.

Setiap harinya remaja 14 tahun itu dipaksa berhubungan intim dengan sekurangnya 10 tamu setiap hari.

Kisah pilu remaja 14 tahun itu diungkap, Personil Satreskrim Polres Tulungagung dengan menangkap dua terduga pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau trafficking.

Empat orang korban diamankan, tiga di antaranya masih anak-anak dan satu sudah dewasa.

Baca: KH Maimun Zubair Wafat, Gubernur Khofifah Ungkap Pesan Terakhir Ulama Kharismatik Itu!

Baca: Kisah Penjual Bendera Musiman, 15 Tahun Armen Jualan di Jambi

Kini polisi mengembangkan kasus ini dan membidik orang-orang yang sudah berhubungan intim dengan NA.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Hendro Tri Wahyono mengatakan, berhubungan seks dengan anak-anak adalah tindak pidana.

“Dengan alasan apa pun, melakukan hubungan badan dengan anak-anak adalah pelanggaran hukum. Pelaku bisa dijerat dengan Undang-undang perlindungan anak,” tegas Hendro, Selasa (6/8/2019).

Polisi melacak orang-orang yang telah mencabuli NA lewat pengakuan korban, maupun keterangan Sri Lestari (35), pemilik Cafe Talenta.

Baca: VIDEO : 4 Cara Ampuh Meredam Amarah Saat Bertengkar dengan Pacar

Baca: Mbah Moen Satu Pemakaman dengan Ulama Masyhur Indonesia yang Tetap Utuh Setelah 3 Tahun Dikubur

Jika terbukti, para laki-laki hidung belang ini akan menyusul ditetapkan sebagai tersangka.

Masih menurut Hendro, pihaknya juga melacak pihak lain yang terlibat dalam TPPO ini.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved