3 Hektar Lahan Warga di Sarolangun Terbakar, Status Karhutla Naik Menjadi Darurat

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun, Selasa (6/8).

3 Hektar Lahan Warga di Sarolangun Terbakar, Status Karhutla Naik Menjadi Darurat
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Lahan warga di Desa Kampung Pulau, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun terbakar. 

3 Hektar Lahan Warga di Sarolangun Terbakar, Status Karhutla Naik Menjadi Darurat

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sarolangun, Selasa (6/8).

Lahan warga di Desa Kampung Pulau, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun terbakar sekira pukul 11.00 WIB.

Tim satgas karhutla turun langsung ke lokasi dan berjibaku untuk memadamkan api hingga tiga jam lamanya.

Lamanya proses pemadaman dikarenakan luas lahan perkebunan yang terbakar mencapai lebih 3 hektar.

"Jam 13.00 WIB api dapat dipadamkan," kata Reki, warga sekitar.

Saat ini status karhutla di Kabupaten Sarolangun naik menjadi siaga darurat karhutla.

Hal ini seiring dengan terus munculnya titik panas di beberapa wilayah.

Baca: Dimakamkan di Tanah Suci Mekkah, Ternyata Permintaan Mbah Maimun Semasa Hidup

Baca: Kuliner Jambi Terbaru Menu Anyar Makanan dan Dessert di Hotel Odua Weston, Primadona Pengunjung

Baca: Menguak, Jagonya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto Berbahasa Prancis yang Viral di Dunia Maya

Baca: Benarkah, Buntut Pemadaman Masal Listrik, Presiden Jokowi Bakal Ganti Menteri BUMN Rini Soemarno ?

Kabid Kedaruratan BPBD Sarolangun, Yen Aswadi mengaku tingginya potensi titik panas dan mengakibatkan terjadinya titik api membuat Sarolangun disiagakan darurat.

Titik api sudah mencapai 51 titik dan luas lahan yang rerata terbakar adalah lahan masyarakat mencapai 22 hektar.

Pihaknya masih memantau daerah yang rawan terjadi karhutla, yaitu Sarolangun dan Bathin VIII. Tidak menutup kemungkinan di kecamatan lain seperti Limun, CNG dan Mandiangin.

Sampai saat ini penyebab kebakaran pihaknya belum bisa memastikan dan masih dalam tahap penyekidikan.

"Masih dalam tahap penyelidikan," katanya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved