Berita Nasional
Bak Film Mafia, Pembunuhan Siswa SMK di Palembang Ini Sungguh Kejam, Dimasukan ke Sumur Hidup-hidup
Bak Film Mafia, Pembunuhan Siswa SMK di Palembang Ini Sungguh Kejam, Dimasukan ke Sumur Hidup-hidup
Bak Film Mafia, Pembunuhan Siswa SMK di Palembang Ini Sungguh Kejam, Dimasukan ke Sumur Hidup-hidup
TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Geger penemuan mayat seorang siswa SMK di Palembang, Rahmad Bhayangkara yang ditemukan di sebuah sumur milik warga di Perumahan Handayani Kelurahan Sukajadi Banyuasin, pada Jumat lalu.
Sebelumnya ditemukan, Rahmad sudah hilang 4 hari tak ada kabar.
Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin Kompol Irwanto menjelaskan, penemuan mayat laki-laki saat ini diduga merupakan korban pembunuhan.
Baca: FBI Temukan 10 Ton Tumpukan Mayat Manusia, Bahkan Ada Harga untuk Jual Beli Tubuh Harga Fantastis
Baca: Polisi Jambi Selidiki Penemuan Sosok Mayat yang Tewas Tergantung di Bekas Bangunan SD Pasar Baru
Baca: Warga Kelurahan Pasar Baru Geger Temuan Mayat, Pemuda Diduga Bawa Honda Beat Gantung Diri
Korban bernama Rahmad seorang pelajar.
Diketahui korban beralamt di Sukarejo, Kelurahan Alang-Alang Lebar Kecamatan Sukarami.
Penemuan mayat sekira pukul 15.30 mendapat laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan mayat di sumur.
Berdasarkan hasil olah TKP di duga merupakan korban pembunuhan.
Baca: Diduga Tewas Dianiaya Senior hingga Disuruh makan Kulit Jeruk, 5 Fakta Kematian Aurellia Qurrataini
Baca: Bupati Masih Tunggu Surat dari KASN, Sejumlah OPD di Pemkab Kerinci, Dijabat Peltu
Baca: Triwulan III, Progres Pekerjaan Fisik Sudah 35 Persen, Walikota Fasha Punya Catatan untuk Konsultan
Baca: Ki Kusumo Terawang Ruben Onsu, Hal Terburuk Bakal Terjadi, Minta Suami Sarwendah Cepat Bertindak
Pada saat di evakuasi dari sumur kondisi korban dalam keadaan tidak bernyawa dan terbungkus oleh selimut yang di dalam selimut ada ditemukan 20 batu bata sebagai pemberat.
Kemudian tangan korban terikat oleh selang air.
Kondisi korban sudah membusuk diperkirakan sudah 4 hari.
Hal itu berdasarkan keterangan keluarga korban yang melaporkan kehilangan keluarganya dari hari Senin (29/7) pukul 20.00.
Diduga batu yang digunakan bersama selimut itu sebagai pemberat agar tubuh Rahmad tetap tenggelam di dasar sumur.
Pembunuhan seperti ini mirip dengan film-filme Hollywood dengan tema mafia.
Tampak para pelaku melakukannya dengan sangat sadis dan penghilangan jejak ini dilakukan dengan terencana.
Pertama kali ditemukan oleh saksi Eka Susanti pada saat akan memulung botol plastik, kemudian mencium bau basuk dari arah sumur.